PAPUA — Kepastian ini melengkapi skema yang tengah disiapkan pemerintah untuk mendorong adopsi kendaraan listrik nasional. Airlangga menyebut pihaknya kini tengah mematangkan detail insentif, termasuk anggaran yang dialokasikan untuk masing-masing merek.
"Untuk produknya, salah satunya Alva, salah duanya Gesits," kata Airlangga saat konferensi pers di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Jakarta, Jumat (14/8).
Pemberian insentif nantinya akan disesuaikan dengan ekosistem motor listrik yang disiapkan. Pertimbangan utamanya adalah aspek baterai, mulai dari produksi hingga rantai pasoknya.
Pabrik Alva di Cikarang dan Peresmian oleh Presiden Prabowo
Alva memproduksi motor listriknya di fasilitas PT Ilectra Motor Group, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Sehari sebelum pengumuman insentif, Presiden Prabowo Subianto meresmikan langsung pabrik tersebut beserta ekosistem pendukungnya pada Kamis (13/8).
Dalam kesempatan itu, Presiden memberikan apresiasi kepada pemilik usaha swasta yang berani mengambil risiko memproduksi motor listrik nasional. Hal ini dinilai penting di tengah gempuran merek asal China, Jepang, dan Korea Selatan yang juga meramaikan pasar Indonesia.
Gesits Dirakit di Cileungsi oleh Anak Usaha BUMN
Berbeda dengan Alva yang dikelola swasta, pabrik perakitan Gesits berada di Kawasan Industri WIKA, Cileungsi, Bogor, Jawa Barat. Fasilitas ini dikelola PT Gesits Motor Nusantara yang merupakan anak usaha PT Industri Baterai Indonesia (IBC) dan PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi.
Gesits sendiri sudah lebih dulu hadir di pasar motor listrik tanah air dan dikenal dengan harga yang lebih terjangkau. Beberapa model yang dipasarkan antara lain Gesits G1 dengan harga Rp 28,27 juta serta Gesits Raya yang dibanderol Rp 26,5 juta.
Target Satu Juta Unit dan Daftar Harga Motor Listrik Alva
Insentif ini merupakan bagian dari rencana besar pemerintah untuk memberikan dukungan bagi satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia. Kebijakan ini diumumkan Presiden Prabowo saat Penyampaian Keterangan Pemerintah atas RUU APBN 2027 pekan lalu.
"Hari ini kita umumkan, kita akan berikan insentif yang cukup besar untuk mereka yang bisa membangun satu juta motor listrik yang diproduksi di dalam negeri oleh perusahaan Indonesia," ujar Prabowo.
Langkah ini bertujuan menekan impor bahan bakar minyak (BBM), mengurangi biaya kendaraan bagi masyarakat, serta memperbesar industri motor listrik nasional. Rantai pasok baterai, perangkat lunak, komponen, hingga layanan purnajual diharapkan ikut tumbuh.
Alva sendiri saat ini memasarkan beberapa model dengan segmen berbeda. Alva N3 dibekali baterai untuk penggunaan harian dan fitur pengisian cepat Boost Charge, sementara Alva Cervo menyasar konsumen yang menginginkan performa lebih tinggi.
- Alva N3: Rp 37,5 juta
- Alva Cervo Q: Rp 49,5 juta
- Alva Cervo X: Rp 44,9 juta
- Alva Cervo: Rp 42,75 juta
- Alva One XP: Rp 38,5 juta
Di sisi lain, Gesits menawarkan varian dengan rentang harga lebih rendah, mulai dari Rp 23,956 juta untuk Gesits GV1 Standard Range hingga Rp 29,9 juta untuk GV1 Long Range.