MIMIKA — Konser musik "Gebyar One Freeport" di area dataran rendah Kuala Kencana berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Kapolres Mimika, AKBP Alredo A. Rumbiak, menyatakan kesiapan personel di lapangan menjadi prioritas utama agar acara berjalan tanpa gangguan.
Pengamanan tidak hanya dipusatkan di panggung utama. Sejumlah titik strategis seperti akses masuk kawasan dan area UMKM juga menjadi perhatian khusus aparat.
"Kami memastikan setiap sudut lokasi acara, mulai dari jalur lalu lintas hingga area pusat keramaian seperti UMKM dan panggung utama, tercover dengan baik oleh sinergi TNI-Polri dan pengamanan internal SRM," ujar Alredo dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
Sinergi TNI-Polri dan Pengamanan Internal SRM
Operasi pengamanan ini melibatkan kolaborasi lintas institusi. Selain jajaran Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana, personel dari Satuan Pam Obvit Amole, SRM Kasuh, Kodim 1710/Mimika, Koramil, hingga Satgas Lowland TNI diterjunkan ke lokasi.
Keterlibatan unsur TNI dan pengamanan internal perusahaan menambah ketat lapisan pengamanan di area konser. Hal ini dinilai penting mengingat lokasi acara berada di kawasan operasional perusahaan tambang.
Harapan Agar Pengunjung Tertib
Kapolres berharap pengamanan yang ketat ini berbanding lurus dengan ketertiban para pengunjung selama acara berlangsung. Imbauan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan terus disampaikan.
"Semoga kegiatan berjalan lancar, aman. Saya berharap juga para pengunjung acara dapat mengikuti acara dengan tertib," katanya.
Konser yang berlangsung sejak Sabtu malam ini menghadirkan penyanyi lokal Indonesia Timur, Anadok dan Papua Original sebagai pengisi acara. Kehadiran penonton terpantau memadati area panggung utama sejak sore hari.