Dua Pelajar SMP Terlibat Duel di Pangkalpinang, Polisi Dalami Motif

Penulis: Fajar  •  Rabu, 02 September 2026 | 18:39:31 WIB
Dua pelajar SMP terlibat perkelahian di Jalan Tanjung Bunga, Pangkalpinang, dan polisi masih mendalami motifnya.

PAPUA — Perkelahian dua remaja putri di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, menarik perhatian aparat kepolisian. Kedua remaja yang terlibat tercatat sebagai pelajar di sebuah sekolah menengah pertama (SMP) di kota itu, dan aksi mereka terekam dalam video berdurasi 39 detik yang tersebar luas di media sosial.

Kejadian berlangsung di Jalan Tanjung Bunga, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan. Dalam rekaman, salah satu remaja menjambak rambut lawannya lalu membenturkan kepala korban beberapa kali ke trotoar. Mirisnya, teman-teman yang berada di lokasi terlihat hanya menonton tanpa berupaya melerai.

Polisi Menunggu Motif di Balik Duel

Kasus ini tidak dibiarkan berlarut. Polresta Pangkalpinang memastikan laporan penganiayaan yang diajukan orang tua korban sudah dalam penanganan penyidik Satreskrim. Pihak-pihak yang terlibat telah dimintai keterangan untuk mencari tahu pemicu perkelahian.

"Kasus ini sudah dalam penanganan tim penyidik. Kami telah memanggil dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang terlibat untuk mengetahui pasti apa motif di balik perkelahian tersebut," kata Kapolresta Pangkalpinang Kombes Pol Indra Wijatmiko, Rabu (2/9/2026).

Keduanya Masih di Bawah Umur

Status pelajar SMP membuat penanganan kasus ini beririsan dengan perlindungan anak. Polisi perlu memastikan apakah ada unsur pidana yang harus diteruskan atau langkah diversi lebih tepat diambil. Belum ada penetapan tersangka, dan penyidik masih mengumpulkan bukti serta kesaksian dari sejumlah orang di lokasi.

Orang tua korban melaporkan kejadian tersebut setelah anaknya mengalami kekerasan fisik. Laporan itu menjadi pintu masuk bagi polisi untuk menelusuri kronologi dari awal, termasuk apakah perkelahian ini direncanakan atau terjadi spontan.

Hingga berita ini ditulis, penyidik masih memeriksa keterangan para saksi dan mencocokkannya dengan rekaman video yang beredar. Publik menunggu apakah polisi akan menetapkan salah satu atau kedua remaja sebagai pelaku.

Reporter: Fajar
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top