JAYAPURA — Humas Bandara Sentani, Syahrial, membenarkan penundaan sejumlah penerbangan akibat asap karhutla yang mengganggu jarak pandang di wilayah tujuan. Maskapai yang menunda keberangkatan tercatat Lion Air, Garuda, Wings Air, Trigana Air, dan Sriwijaya Air.
Penerbangan yang sempat tertunda meliputi Lion Air JT-985 rute Jayapura–Timika (DJJ-TIM), Garuda Indonesia GA653 rute DJJ-TIM, Wings Air IW1635 rute Jayapura–Wamena (DJJ-WMX), Lion Air JT799 rute DJJ–Sorong (DJJ-SOQ), Sriwijaya Air SJ876 rute DJJ-WMX, dan Sriwijaya Air SJ789 rute DJJ-TIM.
Penumpang sempat menunggu di Bandara Sentani untuk mengetahui perkembangan penerbangan mereka.
Deputi Area Manager Trigana Papua, Irwan Rochendi, menyatakan penerbangan ke Wamena sudah dilaksanakan sekitar pukul 12.00 WIT, baik pesawat penumpang maupun kargo, setelah sebelumnya tertunda.
"Untuk penerbangan ke Wamena, sudah dilaksanakan sekitar jam 12.00 WIT, baik pesawat penumpang maupun kargo, setelah sempat ditunda," ujar Irwan.
Trigana Air melayani rute ke Wamena yang menjadi salah satu tujuan terdampak kabut asap paling lama.
Penerbangan ke Dekai juga sempat tertunda. Rute ke wilayah Provinsi Papua Selatan seperti Tanah Merah di Kabupaten Boven Digoel dan Merauke turut terdampak, begitu pula penerbangan ke Kabupaten Mappi dan Ewer di Kabupaten Asmat.
Khusus Tanah Merah, Irwan menyebut pelayanan penerbangan sudah dihentikan sejak Jumat (9 Oktober) karena jarak pandang hanya sekitar 300 meter.
"Untuk ke Tanah Merah, pelayanan penerbangan sudah dihentikan sejak Jumat (9 Oktober), akibat jarak pandang yang hanya sekitar 300 meter," kata Irwan.
Kabut asap karhutla menjadi faktor utama penundaan karena jarak pandang di bawah ambang keselamatan penerbangan. Bandara Sentani melayani penerbangan ke sejumlah kabupaten di Papua dan Papua Selatan yang jarak tempuhnya relatif pendek namun bergantung pada kondisi cuaca dan visibilitas.
Penumpang yang terdampak diimbau memantau informasi terbaru dari maskapai masing-masing sebelum menuju bandara. Belum ada keterangan resmi soal jadwal normalisasi seluruh rute yang terdampak asap.