PAPUA — Timnas padel putri Indonesia memastikan tiket ke Piala Dunia Padel 2026 setelah mengalahkan Jepang 2-1 pada semifinal Kualifikasi zona Asia dan Afrika di Kuwait. Kemenangan ini menjadi kelolosan perdana Indonesia, tetapi skuad Beatrice Gumulya harus segera berpacu dengan waktu menuju Doha.
Kemenangan atas Jepang diraih lewat pertarungan tiga partai yang berlangsung ketat. Indonesia membuka keunggulan lebih dulu sebelum Jepang menyamakan kedudukan, dan partai ketiga menjadi penentu nasib tim Merah Putih di kualifikasi.
Pasangan Novela Putri/Fitriani Sabatini mempersembahkan poin pertama bagi Indonesia. Mereka menaklukkan Kitano/Kutsuna lewat laga tiga set dengan skor 6-4, 4-6, 2-6.
Jepang membalas melalui Tokumoto/Kushima yang mengalahkan Ni Putu Armini/Fadona Kusuma 6-2, 6-3. Kedudukan kembali imbang 1-1 dan partai ketiga berubah menjadi penentu.
Fitriana Sabrina/Beatrice Gumulya tampil sebagai penyelamat. Duet ini menutup perlawanan Tsukamoto/Ozawa dengan skor 6-4, 6-2, memastikan Indonesia menang 2-1 dan melaju ke Piala Dunia.
Indonesia masih akan menghadapi Mesir pada partai final kualifikasi. Hasil laga tersebut tidak lagi memengaruhi kelolosan kedua negara, tetapi tetap menentukan posisi peringkat dunia mereka.
Piala Dunia Padel 2026 sendiri digelar di Doha, Qatar, pada 2-7 November. Jarak waktu yang singkat antara kualifikasi dan turnamen utama menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet untuk memulihkan kondisi fisik.
Ketua Umum Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI), Galih Dimuntur Kartasasmita, mengaku bangga dengan pencapaian para atlet. Sejak awal, PBPI memang tidak memasang target khusus karena ini merupakan keikutsertaan pertama Indonesia dalam kualifikasi Piala Dunia.
"Kami dari PBPI sejak awal tidak pernah memberikan target. Tidak pernah. Ya, sekali lagi karena ini adalah kompetisi pertama kami di kualifikasi Piala Dunia," kata Galih melalui pesan audio kepada pewarta, Jumat (30/10/2026).
"Jadi sebenarnya saya tidak pernah kasih target, tapi anak-anak ini melampaui mimpi kita semua," tambahnya.
Tim akan memanfaatkan waktu tersisa di Kuwait untuk berlatih sebelum bertolak ke Doha. Mereka dijadwalkan menjalani latihan pada Minggu sebelum pertandingan fase grup dimulai pada Senin.
"Jadi setelah lolos Piala Dunia, kami mungkin akan latihan sedikit di Kuwait, besok berangkat ke Doha. Karena besok (Sabtu) pesawatnya siang dan Minggu latihan, hari Seninnya sudah mulai pertandingan pertama, berbentuk group stage, empat negara," kata Galih.
Perjalanan tim Indonesia diperkirakan masih panjang. Setelah fase grup, mereka tetap akan bertanding hingga Sabtu untuk menentukan posisi akhir dan peringkat dunia.
"Lalu walaupun kalah, kami tetap harus bertanding sampai hari Sabtu untuk menentukan ranking dunia kita di berapa. Jadi ini akan menjadi perjalanan panjang buat buat tim kami, tapi alhamdulillah nanti pulang dari Doha kami sudah beranking dunia yang mestinya secara kalkulasi kita antara sudah top 30 atau 40 dunia. Selamat buat Indonesia semua dan terima kasih," ucap Galih.