JAYAPURA — Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura Richard Nahumury merinci capaian Festival Port Numbay 2026 yang berlangsung di Pantai Weyflo Mba'a, Pasir 2 Holtekamp, Distrik Muara Tami. Angka Rp946 juta itu berasal dari transaksi selama tiga hari festival, bukan proyeksi atau estimasi.
Dari 55 pelaku UMKM yang terlibat, sebanyak 30 gerai diisi warga kampung setempat. Sisanya, 25 gerai, diberikan kepada UMKM dari masyarakat umum.
30 Gerai untuk Warga Kampung, 25 Gerai UMKM Umum
Pembagian gerai itu disebut Richard sebagai bentuk keberpihakan kepada masyarakat lokal di sekitar lokasi festival. Warga kampung mendapat porsi lebih besar karena mereka yang paling dekat dengan kawasan Pantai Weyflo Mba'a.
"Ada 30 gerai UMKM dengan berbagai produk untuk masyarakat kampung sementara 25 gerai untuk UMKM dari masyarakat umum," kata Richard di Jayapura, Senin.
Festival Port Numbay 2026 sendiri digelar pada 23-25 Oktober 2026. Selain pasar UMKM, acara itu menampilkan panggung seni dan budaya yang melibatkan pelaku kreatif Kota Jayapura.
Bukan Sekadar Panggung Seni, tapi Penggerak Ekonomi Kreatif
Richard menyebut Festival Port Numbay 2026 dirancang sebagai instrumen pengembangan pariwisata daerah. Ada tiga sasaran yang dibidik: melestarikan seni dan budaya lokal, memperkuat ekonomi kreatif, dan meningkatkan partisipasi warga dalam pembangunan sektor pariwisata.
"Ajang ini juga sekaligus untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Jayapura," ujarnya.
Pemerintah Kota Jayapura memakai festival ini untuk memperkenalkan kekayaan alam, budaya, adat istiadat, kuliner, hingga kreativitas masyarakat Port Numbay. Sasaran pengunjungnya bukan hanya wisatawan nusantara, tetapi juga mancanegara.
Harapan: Momentum bagi Pariwisata Kota Jayapura
Richard berharap capaian tahun ini menjadi pijakan bagi penyelenggaraan berikutnya. Menurut dia, Festival Port Numbay 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan pariwisata di Kota Jayapura.
"Festival Port Numbay 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mengembangkan pariwisata di Kota Jayapura," ujarnya.
Angka Rp946 juta dan 5.050 pengunjung menjadi baseline bagi Dinas Pariwisata Kota Jayapura. Belum ada keterangan apakah target tahun depan akan dinaikkan atau jumlah gerai UMKM akan ditambah.