Pencarian

Peneliti INSS Ajak Anak Muda Papua Jadi Motor Penggerak Pangan Lokal Lewat Kopi dan Sagu

Senin, 26 Oktober 2026 • 11:15:31 WIB
Peneliti INSS Ajak Anak Muda Papua Jadi Motor Penggerak Pangan Lokal Lewat Kopi dan Sagu
Co-Founder Colo Sagu Michael John Yarisetouw mengajak anak muda Papua menjadi motor penggerak ketahanan pangan lokal melalui kopi dan sagu.

JAYAPURA — Michael John Yarisetouw menilai semangat perubahan bisa diwujudkan lewat gagasan kreatif yang bertumpu pada potensi daerah, bukan dengan merespons informasi yang belum terverifikasi. Menurut dia, sagu sebagai panganan lokal dan kopi Papua dengan cita rasa khasnya adalah dua contoh konkret yang bisa digarap anak muda.

"Saatnya anak muda di Papua menjadi motor penggerak ketahanan pangan lokal," kata Michael dalam forum tersebut.

Michael, yang juga Co-Founder Colo Sagu, mengingatkan bahwa hoaks, clickbait, dan ujaran kebencian kerap dipakai untuk memecah belah bangsa. Anak muda di Tanah Papua, ujarnya, perlu memperkuat persatuan dengan memegang nilai kejujuran, keberanian, dan kesetiaan.

Dari Jari di Ruang Digital ke Kebun dan Racikan Kopi

Alih-alih menyebar hoaks, Michael mengajak pemuda memakai tangan dan jari untuk hal produktif. Contoh yang dia sebut: berkebun, menanam tomat, hingga meracik kopi Papua.

"Jangan gunakan jari tanganmu (pemuda) untuk menyebar hoaks di ruang digital atau menyebar kebencian lain. Gunakanlah lebih bermakna dan produktif, misalnya menghijaukan hutan, berkebun hingga melakukan hal yang dapat mendorong perekonomian pangan lokal," katanya.

Siapa Saja yang Hadir di Bincang Sagu Kotaraja

Forum di BM Coffee Kotaraja, Kota Jayapura, itu digelar pada Minggu 25 Oktober 2026 dan mengangkat tema "Kopi, Pemuda dan Kebhinekaan". Tema tersebut selaras dengan tema nasional Hari Sumpah Pemuda ke-98: Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia.

Selain Michael, diskusi menghadirkan Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru, Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus Macklarimboen, dan Ferdinan Mayer, pelaku UMKM di Kota Jayapura. Kehadiran unsur pemerintah kota, kepolisian, dan pelaku usaha dalam satu forum menunjukkan isu pangan lokal dan ruang digital dibahas lintas sektor.

Pesan soal Jari dan Media Sosial

Menutup diskusi, Michael mengutip pesan Presiden Prabowo pada Sumpah Pemuda 2025. Menurut kutipan itu, selama masih ada anak muda Indonesia yang jujur, berani, dan setia, Indonesia tidak akan kalah.

"Maka, sa (saya) mengajak pemuda di Papua menjaga Indonesia dengan berkarya dan menjaga jari di sosmed untuk hal negatif," ujarnya.

Seruan itu menyasar persoalan yang cukup nyata di ruang digital: informasi belum terverifikasi mudah menyebar dan memicu perpecahan. Dengan mendorong anak muda terjun ke sektor pangan lokal, Michael berharap energi pemuda tersalur ke kegiatan yang berdampak pada perekonomian warga, bukan ke perdebatan di media sosial.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarpapua.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks