Pencarian

40% Pelanggan DHL di Indonesia dari Sektor UMKM, Logistik Jadi Kunci Tembus Ekspor

Kamis, 02 Juli 2026 • 14:14:01 WIB
40% Pelanggan DHL di Indonesia dari Sektor UMKM, Logistik Jadi Kunci Tembus Ekspor
Pelanggan UMKM menyumbang 40% dari total pelanggan DHL Express Indonesia.

PAPUA — VP Commercial DHL Express Indonesia, Poppy Ariani, mengatakan permintaan terhadap produk Indonesia di pasar internasional terus mengalir. Namun, keberhasilan menembus pasar tersebut kini tidak lagi semata-mata ditentukan oleh kapasitas produksi, melainkan oleh kecepatan dan konsistensi layanan logistik.

"Permintaan global itu ada dan terus berkembang. Kuncinya sekarang adalah akses, cepat, konsisten, dan kompetitif," ujar Poppy dalam keterangan resminya, Selasa (30/6/2026).

Dari Paket Kecil ke Kargo Besar

Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Ahmad Mohamad, mengamati pergeseran signifikan dalam pola pengiriman UMKM. Jika sebelumnya didominasi paket-paket kecil, kini mulai bergeser ke pengiriman dengan volume lebih besar dan nilai transaksi lebih tinggi.

"Kita melihat pergeseran yang jelas. Dari pengiriman skala kecil ke volume besar. Ini menunjukkan bahwa bisnis Indonesia tidak hanya masuk ke pasar global, tetapi mulai berkembang di dalamnya," kata Ahmad.

Kontribusi UMKM yang mencapai lebih dari 60 persen terhadap perekonomian nasional menjadi modal besar. Ditambah pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,11 persen pada 2025, optimisme terhadap potensi ekspor UMKM semakin kuat.

Layanan Heavy Weight Express untuk Skala Bisnis yang Membesar

Menjawab kebutuhan tersebut, DHL Express Indonesia memperkuat layanan Heavy Weight Express. Layanan ini mampu melayani pengiriman udara hingga 1.000 kilogram per koli dan total 3.000 kilogram dalam satu pengiriman.

Ahmad menilai keunggulan kompetitif di era ini tidak lagi ditentukan oleh siapa yang memulai lebih dulu. "Keunggulan tidak lagi soal siapa yang memulai lebih dulu, tetapi siapa yang mampu berkembang lebih cepat dan konsisten. Keandalan menjadi pembeda," ujarnya.

Program GoTrade: Bukan Sekadar Transaksi

Selain infrastruktur logistik, DHL menjalankan program GoTrade yang fokus pada pengembangan kapasitas bisnis UMKM. Program ini dirancang untuk membantu pelaku usaha tidak hanya menembus pasar global, tetapi juga bertahan di dalamnya.

"Fokus kami bukan sekadar transaksi, tetapi membangun kemampuan UMKM agar bisa tumbuh secara konsisten di pasar global," kata Ahmad.

Poppy menambahkan bahwa momentum pertumbuhan perdagangan internasional harus dimanfaatkan secara maksimal. Menurutnya, dengan dukungan logistik yang andal, UMKM Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran lebih signifikan dalam mendorong ekspor nasional.

"Ini momentum yang kuat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM Indonesia punya peluang untuk tumbuh lebih cepat dan memainkan peran lebih besar di pasar global," tutupnya.

Bagikan
Sumber: suara.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks