JAYAPURA — Sebanyak 90 gerai ritel modern di Kota Jayapura kini berada dalam pengelolaan parkir APINDO. Ketua DPK APINDO Kota Jayapura Leo Awom menyebutkan, jumlah itu terdiri dari 47 gerai Indomaret, 34 gerai Alfamidi, dan sembilan gerai MR DIY.
"Kami memberikan apresiasi kepada Pemkot Jayapura yang telah memberikan kepercayaan kepada APINDO dalam pengelolaan parkir di sejumlah pusat perbelanjaan modern," kata Leo di Jayapura, Jumat.
Juru Parkir Lama Tetap Dipekerjakan, Kini Dapat Jaminan Sosial
Proses rekrutmen tenaga juru parkir menjadi salah satu poin krusial dalam skema baru ini. APINDO berkomitmen mengutamakan para juru parkir yang selama ini telah dibina oleh Dinas Perhubungan Kota Jayapura.
"Ini akan menjadi tanggung jawab kami dalam merekrut tenaga juru parkir di mana proses rekrutmen akan mengutamakan para juru parkir yang selama ini telah dibina oleh Pemkot Jayapura melalui Dinas Perhubungan setempat," ujar Leo.
Selain upah dari hasil pengelolaan parkir, para juru parkir juga akan difasilitasi kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Langkah ini menjadi bentuk perlindungan sosial bagi pekerja informal yang kerap tidak tersentuh jaminan ketenagakerjaan.
Target PAD dan Prioritas Tenaga Kerja Lokal
Pengelolaan parkir oleh APINDO diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan PAD Kota Jayapura. Meski demikian, Leo tidak merinci besaran target pendapatan yang dibebankan kepada asosiasi pengusaha tersebut.
Di luar sektor parkir, APINDO Kota Jayapura juga mendorong pengembangan UMKM lokal agar mampu bersaing dengan ritel modern. Koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kota Jayapura akan diperkuat untuk memastikan setiap perusahaan ritel modern memberikan prioritas kepada tenaga kerja lokal, khususnya Orang Asli Papua (OAP).
"Kami berkomitmen menjadi wadah bagi para pengusaha lokal untuk ikut berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui peningkatan investasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan sektor usaha masyarakat," kata Leo.