JAYAPURA — PT PLN Indonesia Power (PLN IP) Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Holtekam memastikan seluruh sistem kelistrikan di wilayah Jayapura dan sekitarnya tetap andal. Manajemen menyiapkan sejumlah langkah strategis yang difokuskan pada keselamatan operasional dan kesiapsiagaan teknis.
Senior Officer Enjiniring Mesin PLN IP UBP Holtekam, Boyque Adam Nurullah, menyampaikan bahwa empat strategi utama telah disusun untuk menjaga pasokan listrik tetap stabil. Hal ini diungkapkan dalam agenda Casual Meeting, Jumat (26/6/2026).
Pemeliharaan Mesin dan Ketersediaan Suku Cadang
Strategi pertama, kata Boyque, memastikan seluruh mesin pembangkit beroperasi sesuai standar performa terbaik. Pemeliharaan terencana dilakukan secara terfokus agar potensi gangguan dapat diminimalkan sejak awal.
Kedua, ketersediaan suku cadang menjadi prioritas. Komponen krusial disiapkan untuk mempercepat proses perbaikan jika terjadi kendala operasional di lapangan.
Pemantauan Real-Time dan Tim Siaga 24 Jam
Strategi ketiga adalah optimalisasi kegiatan prediktif dan preventif. Pemantauan kinerja pembangkit dilakukan secara real-time untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini.
Keempat, PLN IP UBP Holtekam menyiagakan tim teknis yang responsif dan kompeten. Tim ini bertugas memelihara serta mengoperasikan pembangkit selama 24 jam penuh.
“Kami berharap dengan pemeliharaan yang terukur ini, dapat terus menjaga keandalan listrik di Jayapura dan sekitarnya, guna mendukung roda perekonomian serta aktivitas sehari-hari masyarakat,” ujar Boyque.
Dampak bagi Warga dan Pelaku Usaha di Jayapura
Langkah ini menjadi penting mengingat ketergantungan masyarakat dan pelaku usaha terhadap pasokan listrik yang stabil. Gangguan listrik kerap menghambat aktivitas perdagangan, pelayanan publik, hingga sektor kesehatan di ibu kota Provinsi Papua tersebut.
PLN IP UBP Holtekam juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan di seluruh lini pembangkitan. Evaluasi berkala terhadap kinerja mesin dan kesiapan personel akan terus dilakukan.