JAYAPURA — Kolaborasi antara aparat sipil dan militer ini dianggap sebagai fondasi penting untuk menjaga keamanan dan kelancaran tugas pemasyarakatan di Tanah Papua. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjenpas Papua Sutarno menegaskan bahwa dukungan aparat keamanan, khususnya TNI, sangat strategis untuk menciptakan situasi yang kondusif di lingkungan lapas.
Tantangan Overkapasitas dan Minimnya Personel
Menurut Sutarno, pengelolaan lembaga pemasyarakatan di Papua masih dihadapkan pada sejumlah persoalan struktural. Kondisi hunian yang melebihi kapasitas atau overkapasitas menjadi masalah klasik yang belum terselesaikan, ditambah dengan jumlah petugas pengamanan yang terbatas.
"Karena itu dukungan aparat keamanan, khususnya TNI dinilai sangat strategis dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif," kata Sutarno dalam keterangannya di Jayapura, Selasa.
Bentuk Kolaborasi: Patroli Sambang hingga Bantuan Pengamanan
Sinergi yang telah terjalin antara Ditjenpas Papua dan Korem 172/PWY mencakup berbagai kegiatan operasional. Beberapa di antaranya adalah patroli sambang personel TNI ke lapas serta bantuan pengamanan pada momentum-momentum tertentu yang dianggap rawan.
Sutarno menambahkan, kolaborasi ini diharapkan terus ditingkatkan agar pelaksanaan tugas pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal. Pihaknya berkomitmen mempererat koordinasi lintas sektoral dan memperluas sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya.
Keamanan Lapas Bagian dari Stabilitas Wilayah Papua
Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi (PWY) Brigjen TNI Robby Suryadi menyatakan komitmen penuh pihaknya untuk mendukung penguatan keamanan di lingkungan pemasyarakatan. Menurutnya, stabilitas keamanan di lembaga pemasyarakatan tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga kondusifitas wilayah Papua secara menyeluruh.
"Stabilitas keamanan di lembaga pemasyarakatan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kondusifitas wilayah Papua secara menyeluruh," katanya.
Target ke Depan: Pembinaan Warga Binaan Lebih Optimal
Dengan pengamanan yang lebih kuat, Ditjenpas Papua menargetkan pembinaan terhadap warga binaan bisa berjalan lebih optimal. Koordinasi yang erat antara Ditjenpas, TNI, dan aparat penegak hukum lainnya diharapkan mampu mendukung penegakan hukum serta menekan potensi gangguan keamanan di dalam lapas.