Pencarian

Woodball Papua Terhenti di Perempat Final Kejurnas 2026, Hanya Kirim Dua Atlet Putri

Minggu, 12 Juli 2026 • 15:40:01 WIB
Woodball Papua Terhenti di Perempat Final Kejurnas 2026, Hanya Kirim Dua Atlet Putri
Atlet putri Woodball Papua terhenti di babak perempat final Kejurnas 2026 setelah kalah dari Lampung.

JAYAPURA — Ketua Woodball Provinsi Papua, Daniel Womsiwor, mengonfirmasi bahwa langkah atlet putri Papua terhenti setelah kalah dari ganda putri Lampung. “Tunggal putri dan ganda putri Woodball Papua akhirnya berhenti di babak perempat final setelah gagal dari ganda putri Lampung,” kata Womsiwor dalam pesan yang diterima Jubi, Sabtu (11/7/2026) malam.

Dominasi Jawa dan Minimnya Keikutsertaan Papua di Event Nasional

Womsiwor mengakui bahwa kompetisi woodball domestik masih dikuasai provinsi dari Pulau Jawa, seperti Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Sementara itu, daerah seperti Papua, Kepulauan Riau, dan Aceh datang dengan jumlah atlet yang sedikit.

“Meski jumlah atletnya sedikit, kami tetap tampil di Kejurnas dengan penuh semangat meski kali ini belum meraih hasil maksimal,” ucapnya.

Ia menambahkan, Woodball Papua tidak tampil di beberapa event nasional sepanjang 2025. Hampir dua tahun berlalu setelah PON Aceh dan Sumatera Utara 2024, absennya Papua dari kompetisi nasional menjadi masalah tersendiri. “Itu terbukti dengan tim langganan juara belum bisa ditaklukkan provinsi lain di luar Pulau Jawa,” ujar Womsiwor.

Biaya Mandiri Jadi Kendala, Peringkat 10 Besar Nasional Jadi Target

Womsiwor menyebut biaya mandiri menjadi kendala utama. Anggaran yang ada hanya cukup untuk tiket dan akomodasi, sementara kebutuhan lain harus disesuaikan. Meski demikian, partisipasi di Kejurnas tetap dijalankan untuk mempertahankan posisi Papua di peringkat 10 besar nasional.

Kejurnas Woodball 2026 Catat Peserta Terbanyak

Kejuaraan yang didukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini mencatat sejarah sebagai penyelenggaraan Kejurnas Woodball dengan jumlah peserta terbanyak. Sebanyak 223 atlet dari 16 provinsi bersaing di 14 nomor kategori prestasi.

Selain kategori prestasi, Kejurnas juga mempertandingkan kategori pembinaan yang meliputi Kelompok Umur (KU) 12, KU-15, dan KU-18. Ini merupakan bagian dari upaya regenerasi atlet nasional.

IWbA Bebaskan Biaya Partisipasi untuk Perluas Akses Atlet Daerah

Ketua Umum Indonesia Woodball Association (IWbA), Aang Sunadji, mengatakan tingginya antusiasme peserta menunjukkan perkembangan woodball yang semakin pesat di berbagai daerah. Menurutnya, kebijakan membebaskan biaya partisipasi menjadi langkah IWbA untuk membuka kesempatan lebih luas bagi atlet potensial dari seluruh Indonesia.

“Kami ingin memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” kata Aang sebagaimana dikutip Jubi dari Kantor Berita Antara.

Jawa Timur Juara Umum, Woodball Kian Populer di Indonesia

Provinsi Jawa Timur keluar sebagai juara umum Kejurnas Woodball 2026 setelah mengumpulkan 10 medali emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Woodball sendiri merupakan olahraga presisi yang mirip dengan golf, tetapi bola, tongkat pemukul (mallet), dan gawang targetnya (gate) seluruhnya terbuat dari kayu.

Olahraga yang berasal dari Taiwan ini mulai diperkenalkan di Papua oleh Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Cenderawasih (Uncen) sejak PON 2021 di Provinsi Papua.

Bagikan
Sumber: jubi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks