YOGYAKARTA — Politeknik Agraria STPN secara resmi menutup program KKNP-PTLP Tematik yang berlangsung selama kurang lebih empat bulan. Penutupan dilakukan oleh Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah Kementerian ATR/BPN, Andi Tenri Abeng, di Pendopo Widya Sasana Bhumi, Senin (13/7/2026).
224.035 Bidang Tanah Terpetakan, 1.652 Boks Arsip Direstorasi
Plt. Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, melaporkan rincian capaian peserta. Di Jawa Tengah, taruna/i berhasil memetakan 90.470 bidang tanah kategori KW 4, 5, dan 6. Sementara di DI Yogyakarta, angka yang dipetakan mencapai 133.565 bidang.
Khusus untuk penanganan pascabencana di Pulau Sumatera, peserta yang ditugaskan di Kabupaten Aceh Tamiang berhasil merestorasi 1.652 boks arsip pertanahan, setara dengan 330,4 meter linier berkas.
Program Perdana: Fokus pada Data Digital dan Pemulihan Bencana
KKNP-PTLP Tematik ini merupakan program pertama yang diterapkan di Politeknik Agraria STPN. Tidak hanya bertugas di kantor pertanahan, sebagian taruna/i diterjunkan langsung ke wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang untuk membantu pemulihan arsip.
“Pelaksanaan KKNP ini sangat bagus. Sangat bermanfaat bagi kepentingan kita dalam rangka peningkatan kualitas data pertanahan,” ujar Andi Tenri Abeng dalam sambutannya.
Bekal Profesionalisme bagi Lulusan Pertanahan
Andi Tenri Abeng berharap pengalaman lapangan ini menjadi nilai tambah bagi para taruna saat memasuki dunia kerja. Ia menekankan pentingnya kontribusi mereka dalam mendukung transformasi digital pelayanan pertanahan.
“Mudah-mudahan kegiatan KKNP-PTLP ini menjadi best practice bagi Adik-adik semua dan menjadi nilai tambah saat berkecimpung di dunia pertanahan yang sesungguhnya,” kata Andi Tenri Abeng.
Sri Yanti menambahkan, capaian ini tidak hanya soal angka. “Keberhasilan penyelenggaraan KKNP-PTLP juga tercermin dari meningkatnya kompetensi taruna/i dalam memahami proses bisnis, bekerja kolaboratif, dan menginternalisasi nilai profesionalisme, integritas, serta pelayanan publik,” pungkasnya.
Serah Terima dan Pelepasan Rompi
Prosesi penutupan ditandai dengan pelepasan rompi secara simbolis oleh Andi Tenri Abeng, didampingi Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir, serta Kepala Biro Umum dan Layanan, Awaludin. Sejumlah Kepala Kantor Wilayah BPN turut hadir, termasuk dari Sumatera Utara, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Aceh yang hadir secara daring.