Pencarian

PLN dan Kementerian ESDM Sewakan Genset BMN Hulu Migas untuk Listriki Dua Kampung di Teluk Bintuni

Kamis, 16 Juli 2026 • 16:54:01 WIB
PLN dan Kementerian ESDM Sewakan Genset BMN Hulu Migas untuk Listriki Dua Kampung di Teluk Bintuni
PLN bersama Kementerian ESDM meresmikan pemanfaatan genset BMN hulu migas untuk menyuplai listrik ke Kampung Tanah Merah Baru dan Saengga di Teluk Bintuni.

JAYAPURA — Dua kampung di pelosok Papua Barat yang sebelumnya gelap gulita kini menyala. PLN bersama Kementerian ESDM menuntaskan skema pemanfaatan aset negara untuk menghadirkan listrik bagi warga Tanah Merah Baru dan Saengga di Kabupaten Teluk Bintuni.

Perjanjian Sewa Barang Milik Negara (BMN) Hulu Migas dengan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) BP Berau Ltd ditandatangani di Jakarta pada Kamis, 2 Juli 2026. Aset yang disewakan berupa satu unit genset berkapasitas 700 kVA beserta perlengkapan pendukung yang berada di area operasi Tangguh LNG.

Listrik Transisi Berjalan Sejak Februari 2026

Genset tersebut sudah dioperasikan sejak 20 Februari hingga 15 April 2026 sebagai pembangkit transisi. Selama periode itu, PLN secara paralel merampungkan infrastruktur permanen berupa pemasangan transformator penurun tegangan (step-down) 33/20 kV.

Setelah infrastruktur permanen dinyatakan andal, kebutuhan listrik kedua kampung kini beralih sepenuhnya ke jaringan tetap. Genset tak lagi dioperasikan untuk pasokan harian.

Administrasi Baru Rampung Setelah Operasi Lapangan

Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara (PPBMN) Rakhmawati menegaskan bahwa penanganan di lapangan dan penyelesaian administrasi berjalan paralel. Seluruh dokumen, kewajiban pembayaran sewa, dan pelaporan pemanfaatan BMN telah dituntaskan melalui penandatanganan perjanjian sewa.

“Kami berkomitmen mempercepat proses pemanfaatan BMN agar aset negara dapat segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelas Rakhmawati. “Penanganan di lapangan dan administrasi dijalankan bersamaan agar tidak ada waktu terbuang.”

PLN: Genset Jadi Jembatan Sebelum Infrastruktur Permanen

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menyebut genset tersebut berperan krusial sebagai jembatan pelayanan selama masa transisi. “Kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi yang solid dalam menghadirkan terang hingga ke pelosok Papua,” ujarnya.

Roberth menambahkan, keberhasilan skema ini diharapkan bisa direplikasi untuk menerangi wilayah lain di Papua dan Papua Barat. “PLN akan terus berupaya memperluas jaringan listrik agar masyarakat bisa menikmati akses listrik secara merata,” kata Roberth.

Skema Optimalisasi BMN untuk Daerah 3T

Pemanfaatan aset BMN hulu migas ini merupakan bagian dari program prioritas nasional percepatan perluasan akses listrik di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Kementerian ESDM menyatakan siap mendukung PLN dalam penanganan kelistrikan di daerah-daerah serupa.

Kampung Tanah Merah Baru dan Saengga selama ini belum mendapatkan pasokan listrik yang memadai. Dengan skema sewa aset negara yang tertib secara administrasi dan operasional, warga kini menikmati listrik yang stabil untuk pertama kalinya. (KabarPapua.co)

Bagikan
Sumber: kabarpapua.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks