Pencarian

BYD Rekrut Eks Menteri Luar Negeri Hongaria Jadi Eksekutif, Perkuat Ekspansi Pabrik EV di Eropa

Minggu, 19 Juli 2026 • 12:00:01 WIB
BYD Rekrut Eks Menteri Luar Negeri Hongaria Jadi Eksekutif, Perkuat Ekspansi Pabrik EV di Eropa
Péter Szijjártó, mantan Menteri Luar Negeri Hongaria, resmi bergabung sebagai eksekutif BYD untuk mengelola hubungan eksternal dan ekspansi bisnis perusahaan.

PAPUA — Pengumuman mengejutkan datang dari dunia politik dan otomotif global. Péter Szijjártó, yang menjabat Menteri Luar Negeri Hongaria selama satu dekade sejak 2014 hingga Mei lalu, memutuskan mundur dari kursi parlemen dan langsung beralih ke sektor swasta. Ia mengumumkan pengunduran dirinya melalui akun Facebook pribadi, menyebut posisi barunya di BYD sebagai peran internasional yang "sangat bergengsi".

Posisi Baru: Hubungan Eksternal dan Ekspansi Bisnis

Dalam pernyataannya, Szijjártó mengungkapkan bahwa ia akan menjabat sebagai eksekutif yang bertanggung jawab atas hubungan eksternal grup dan perluasan lini bisnis baru BYD. Ia memuji BYD sebagai "salah satu perusahaan paling sukses di industri otomotif selama 20 tahun terakhir dan pemimpin global dalam manufaktur kendaraan energi baru".

Penunjukan ini bukan sekadar perpindahan karier pribadi. Ini adalah sinyal kuat bahwa Hongaria serius menjadi hub kendaraan listrik Eropa. Sejak 2024, BYD telah membangun basis produksi di Szeged, Hongaria selatan, dengan kapasitas 300.000 unit per tahun. Pabrik tersebut menjadi pijakan pertama BYD untuk merambah pasar Eropa secara langsung.

Kantor Pusat Eropa dan Pusat Riset di Budapest

Tahun lalu, pemerintah Hongaria dan BYD menandatangani perjanjian kerja sama strategis. Salah satu poin pentingnya adalah pendirian kantor pusat Eropa BYD dan pusat penelitian dan pengembangan baru di Budapest. Perdana Menteri Viktor Orbán saat itu menekankan bahwa dunia tengah berada dalam era transformasi teknologi dan pergeseran permintaan konsumen.

"Kepemimpinan China dalam teknologi EV menjadikan kemitraan strategis ini sebagai mesin penting bagi pertumbuhan ekonomi Hongaria," ujar Orbán dalam sambutannya saat penandatanganan perjanjian tersebut. Ia menambahkan bahwa Hongaria ingin memposisikan diri sebagai pemimpin di era baru teknologi otomotif.

Rantai Pasok China Mengalir ke Hongaria

BYD bukan satu-satunya pemain China yang membangun pabrik di Hongaria. Nio, kompetitor BYD, juga telah mendirikan pabrik energi Eropa yang fokus pada manufaktur dan riset stasiun pertukaran baterai. Sementara itu, dari sisi rantai pasok, raksasa baterai seperti CATL, EVE Energy, dan Sunwoda semuanya telah membangun pabrik baterai di negara tersebut.

Pada April lalu, Perdana Menteri Magyari menegaskan kembali visi pemerintah untuk menjadikan perusahaan lokal Hongaria sebagai mitra bagi BYD, CATL, dan investor besar lainnya. "Saya yakin kita pasti akan mampu mencapai kerja sama yang saling menguntungkan," ucapnya.

Langkah Szijjártó menjadi eksekutif BYD mempertegas bahwa Hongaria tidak hanya menjadi lokasi pabrik, tetapi juga pusat komando operasional BYD di Eropa. Dengan pengalaman politik dan diplomasi internasional yang mumpuni, Szijjártó diyakini akan menjadi aset berharga bagi BYD dalam menavigasi regulasi dan hubungan dagang di Benua Biru.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks