JAYAPURA — Kantor distrik dan puskesmas di Taelarek kini sudah menyala. Langkah itu menjadi pintu masuk bagi 300 kepala keluarga di wilayah pegunungan Jayawijaya untuk menikmati penerangan listrik dalam waktu dekat.
PLN menargetkan penyambungan jaringan listrik ke rumah-rumah warga dilakukan secara bertahap setelah infrastruktur dasar rampung. “Listrik baru ada di kantor distrik dan puskesmas, nanti selanjutnya kami akan menyambung jaringan listrik ke 300 rumah-rumah warga,” kata Roberth Rumsaur di Jayapura, Minggu.
Infrastruktur Listrik Dibangun di Medan Pegunungan
Untuk menjangkau Distrik Taelarek yang berada di kawasan pegunungan, PLN membangun Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 5,75 kilometer sirkuit. Selain itu, Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 6,48 kilometer sirkuit dan dua unit gardu distribusi berkapasitas masing-masing 50 kVA telah dipasang.
Seluruh infrastruktur itu tersambung ke sistem kelistrikan Jayawijaya. Tantangan geografis menjadi faktor utama yang memperlambat elektrifikasi di wilayah ini selama bertahun-tahun.
Listrik Bisa Dorong Ekonomi dan Pelayanan Publik
Menurut Roberth, kehadiran listrik tidak hanya soal penerangan. Akses energi yang andal diharapkan mampu mendorong kesejahteraan masyarakat, mendukung pelayanan kesehatan dan pendidikan, serta membuka peluang ekonomi baru.
“Penyediaan listrik tersebut tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi langkah untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui akses energi yang lebih merata,” ujarnya.
PLN Minta Dukungan Pemda dan Warga
Proses perluasan jaringan ke rumah-rumah warga membutuhkan keterlibatan pemerintah daerah dan masyarakat setempat. PLN berharap kolaborasi itu dapat memperlancar proses pemasangan jaringan listrik di Distrik Taelarek.
Distrik Taelarek selama ini menjadi salah satu wilayah di Jayawijaya yang belum menikmati listrik secara penuh. Dengan adanya jaringan baru ini, warga di kawasan pegunungan itu akhirnya bisa menikmati penerangan di malam hari setelah menunggu bertahun-tahun.