JAYAPURA — Dinas Kesehatan Kota Jayapura bersama UNICEF menggelar monitoring dan evaluasi serta pelatihan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) puskesmas. Kegiatan ini menyasar 14 puskesmas di Kota Jayapura untuk membenahi tata laksana gizi ibu hamil dan balita.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura Juliana Napitupulu mengatakan keakuratan data menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan kesehatan. Data yang valid juga diperlukan untuk menyampaikan kondisi riil di lapangan kepada pemerintah pusat, khususnya untuk mendukung intervensi percepatan penanganan stunting.
Kendala di Lapangan: Kegiatan Sudah Jalan, Data Belum Masuk Sistem
Berdasarkan evaluasi Dinkes, pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil termasuk pemberian PMT telah berjalan di seluruh puskesmas. Namun, proses pencatatan, pelaporan, dan penginputan data masih menjadi hambatan.
"Kami masih menemukan adanya kendala pada proses pencatatan, pelaporan, dan penginputan data, sehingga sejumlah kegiatan yang telah dilaksanakan belum seluruhnya terdokumentasi dalam sistem," ujar Juliana di Jayapura, Rabu.
Mengapa Akurasi Data Ibu Hamil Penting untuk Penanganan Stunting?
Data yang akurat menjadi dasar bagi pemerintah pusat untuk menentukan intervensi yang tepat di daerah. Tanpa data yang benar, program penanganan stunting dan perbaikan gizi ibu hamil berisiko tidak tepat sasaran.
Juliana meminta tenaga kesehatan dari 14 puskesmas di Kota Jayapura memahami dan mengikuti kegiatan ini agar data yang dihasilkan sesuai dengan kondisi lapangan.
UNICEF: PMT Tak Cuma Soal Serapan Anggaran
Nutrition Officer UNICEF Perwakilan Papua dan Papua Barat Dwi Kristanto menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kapasitas pengelola program di tingkat puskesmas. Pelaksanaan PMT tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada kualitas pelayanan.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi ruang berbagi pembelajaran, praktik baik, maupun tantangan dalam pelaksanaan program PMT sehingga kualitas layanan kepada ibu hamil dan balita terus meningkat," kata Dwi.
Dukungan dari CIDCA dan Pemerintah Provinsi Papua
Kegiatan ini didukung oleh UNICEF bersama Pemerintah Provinsi Papua, Kementerian Kesehatan, serta China International Development Cooperation Agency (CIDCA). Pelatihan ini difokuskan pada peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dalam tata laksana gizi ibu hamil dan balita bermasalah gizi di Kota Jayapura.