PAPUA — Persaingan di segmen kei car listrik Jepang akan memanas pada paruh kedua tahun 2026. Setelah BYD resmi memperkenalkan Racco pada Juli, Suzuki bersiap menjawab lewat e Sky, versi produksi dari konsep Vision e Sky yang sempat dipamerkan di Japan Mobility Show 2025.
Suzuki memang belum merilis spesifikasi lengkap dan harga resmi e Sky. Namun, pabrikan asal Hamamatsu itu menegaskan komitmennya untuk membanderol mobil ini dengan harga menarik demi mendorong konsumen beralih dari kendaraan bermesin bensin.
Efisiensi Jadi Andalan Utama e Sky
Alih-alih mengunggulkan kapasitas baterai, Suzuki justru memamerkan efisiensi energi e Sky. Diklaim, mobil ini hanya butuh 1 kW untuk menempuh jarak 12 kilometer. Jika angka tersebut akurat, e Sky bisa melaju 30 persen lebih jauh dibandingkan BYD Racco atau Nissan Sakura EV dengan konsumsi energi yang sama.
Teknologi elektrifikasi yang digunakan e Sky dikabarkan berasal dari pengembangan bersama Toyota, seperti yang dipakai pada e Vitara. Hanya saja, Suzuki telah melakukan penyesuaian agar sesuai dengan kebutuhan mobil sekecil e Sky.
Desain Kotak dengan Sentuhan Modern
Secara visual, e Sky mempertahankan bentuk bodi kotak khas kei car. Lampu utama dan belakang sudah memakai teknologi LED, dengan DRL berbentuk huruf C yang menjadi ciri khas. Kamera depan ditempatkan di area grille, sementara bagian belakang dilengkapi wiper, kamera, dan rear spoiler.
Dimensi resmi memang belum diumumkan, tetapi mengacu pada konsep Vision e Sky, panjangnya diperkirakan 3.395 mm, lebar 1.475 mm, dan tinggi 1.625 mm. Kabinnya mengusung dua layar digital, satu di tengah dasbor dan satu di depan pengemudi. Fitur lain termasuk automatic climate control dan soket Vehicle-to-Load (V2L) untuk kebutuhan listrik eksternal.
BYD Racco Punya Keunggulan Ruang dan Fitur
Di sisi lain, BYD Racco yang sudah lebih dulu meluncur punya keunggulan dari segi variasi baterai. Ada dua pilihan: Racco 200 dengan baterai 22,4 kWh yang mampu menempuh 210 kilometer, dan Racco 300 dengan baterai 35,84 kWh yang jarak tempuhnya mencapai 320 kilometer berdasarkan standar WLTC Jepang.
Kedua varian Racco sudah mendukung DC fast charging hingga 50 kW. Yang menarik, varian tertingginya dibekali pintu geser elektrik dengan fitur hands-free—sebuah kemewahan yang jarang ditemui di kelas kei car. Kursi baris kedua bisa dilipat rata, menghasilkan ruang bagasi hingga 1.372 liter.
Fitur lain yang ditawarkan Racco adalah kunci digital berbasis NFC, sistem pemanas baterai otomatis untuk cuaca dingin, hingga cup holder berpemanas. Kombinasi fitur ini membuat Racco tampil sebagai penantang serius, meski Suzuki mengandalkan efisiensi sebagai senjata utamanya.