Stasiun Meteorologi BMKG Wilayah V Jayapura mencatat sebanyak 1.086 titik api tersebar di 22 distrik di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Temuan ini merupakan bagian dari total 1.564 titik api yang terpantau di seluruh wilayah Papua pada periode Minggu (6/9) hingga Senin (7/9) pukul 02.00 WIT.
JAYAPURA — Prakirawan BMKG Wilayah V Jayapura, Naufal Rieki Putra, mengungkapkan konsentrasi titik api terbesar di Papua berada di Kabupaten Merauke. Dari total 1.564 titik api yang terpantau di Papua, mayoritasnya atau sebanyak 1.086 titik berada di wilayah selatan Papua tersebut.
Pemantauan dilakukan pada rentang Minggu (6/9) pukul 02.00 WIT hingga Senin (7/9) pukul 02.00 WIT. Data ini menjadi dasar rekomendasi resmi dari BMKG kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Rekomendasi BMKG untuk Cegah Karhutla Meluas
Naufal menegaskan bahwa banyaknya titik api mengharuskan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah mitigasi yang disarankan mencakup koordinasi antarinstansi serta pertukaran data dan informasi secara berkala.
"Dari 1.564 titik api, sebanyak 1.086 titik api berada di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, yang tersebar di 22 distrik," kata Naufal di Jayapura, Senin.
Pemda Diminta Segera Perbarui Rencana Kontingensi
Pemerintah daerah (Pemda) diharapkan tidak menunggu meluasnya kebakaran. BMKG meminta agar rencana kontingensi segera disusun dan diperbarui, termasuk memastikan kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.
Penguatan sistem peringatan dini juga menjadi perhatian utama. Hal ini mencakup pemantauan hotspot secara berkelanjutan, analisis kondisi cuaca terkini, serta perkembangan fenomena El Nino yang dapat memperparah kekeringan.
Patroli di Wilayah Rawan Perlu Ditingkatkan
Naufal menambahkan bahwa pengawasan lapangan tidak boleh longgar. Ia meminta agar patroli ditingkatkan, terutama di area yang dinilai rawan terjadi karhutla.
"Selain itu patroli harus ditingkatkan terutama kawasan yang dianggap rawan terjadinya karhutla," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi mengenai luas lahan yang terbakar akibat titik api tersebut.