PAPUA — Leapmotor menempatkan C10 sebagai penantang baru di segmen SUV listrik lima penumpang. Bukan sekadar menambah daftar pemain, C10 datang dengan diferensiasi utama: penggerak roda belakang (RWD) yang jarang ditemukan di kelasnya. Kami mengulas posisinya berdasarkan spesifikasi dan harga resmi yang berlaku di pasar Indonesia.
Harga dan Varian: Satu Pilihan, Rp 618 Juta OTR Jakarta
Leapmotor C10 2026 hanya tersedia dalam satu varian di Indonesia, yaitu Flagship RWD dengan harga Rp 618.000.000 OTR Jakarta. Perlu dicatat, harga ini bisa berbeda tergantung wilayah dan program penjualan yang sedang berjalan.
- Leapmotor C10 Flagship RWD: Rp 618.000.000 OTR Jakarta
Spesifikasi: Motor 165 kW, Baterai LFP 69,9 kWh dengan CTC 2.0
Dari sisi performa, motor listriknya menghasilkan tenaga 165 kW (sekitar 215 hp) dan torsi 360 Nm. Namun, angka torsi ini berbeda dengan klaim yang beredar di bagian perbandingan kompetitor yang menyebut 320 Nm, jadi perlu verifikasi lebih lanjut dari sumber resmi.
Baterai berjenis LFP berkapasitas 69,9 kWh menjadi sumber energinya. Teknologi Cell-to-Chassis (CTC 2.0) dipakai, di mana baterai terintegrasi langsung ke struktur sasis. Soal jarak tempuh, klaim pabrikan menyentuh 478 km berdasarkan standar NEDC—angka real-world di jalanan Indonesia tentu akan berbeda dan perlu pengujian lebih lanjut.
Desain dan Kabin: Bodi Besar, Fitur Premium
Secara eksterior, C10 menampilkan garis bodi bersih dengan illuminating LED light bar, concealed door handle, dan pelek 20 inci. Karakter ini memang diarahkan untuk memberi kesan premium sebagai SUV listrik global.
Kabinnya mengandalkan dimensi bodi yang lapang. Klaim pabrikan menyebut area kaki dan kepala baris kedua lebih lega, menjadikannya kandidat kuat kendaraan keluarga. Sayangnya, bahan tidak menyebut detail fitur kabin lain seperti layar sentral atau material interior, jadi sulit menilai lebih jauh.
Leapmotor C10 vs BYD Atto 3: Beda Kelas Ukuran
BYD Atto 3 sudah lebih dulu populer di pasar SUV listrik Indonesia, tetapi ukurannya lebih kompak. C10 menawarkan bodi lebih besar dan konfigurasi RWD yang mengubah karakter berkendara. Atto 3 tetap menarik bagi konsumen yang mencari SUV listrik ringkas dan sudah teruji di pasar. C10 menyasar mereka yang butuh ruang lebih lega.
Leapmotor C10 vs XPeng G6: Soal Tenaga dan ADAS
XPeng G6 hadir dengan tenaga lebih besar pada varian tertentu dan sama-sama mengedepankan teknologi. C10 merespons dengan karakter berkendara yang lebih santai dan nyaman. Namun, C10 sudah dibekali ADAS Level 2 serta berbagai fitur bantuan pengemudi, menjadikannya setara di lini teknologi keselamatan.
Leapmotor C10 vs Hyundai Ioniq 5: Pengalaman Merek vs Baru
Hyundai Ioniq 5 unggul dari segi desain futuristis, ruang kabin, dan pengalaman merek yang lebih lama di ekosistem mobil listrik Indonesia. C10 hadir sebagai alternatif anyar dengan teknologi modern dan RWD. Konsumen yang mengutamakan desain dan jaringan layanan purna jual matang tetap akan melirik Ioniq 5, sementara C10 bisa jadi pilihan bagi yang mencari SUV listrik baru berukuran besar dengan fitur lengkap.
Kelebihan dan Kekurangan Leapmotor C10
Berdasarkan data yang tersedia, berikut ringkasan yang bisa dipertimbangkan sebelum mengeluarkan uang Rp 618 juta:
- Kelebihan: Konfigurasi RWD jarang di kelasnya, baterai LFP dengan teknologi CTC 2.0, jarak tempuh klaim 478 km, bodi besar cocok untuk keluarga, sudah dilengkapi ADAS Level 2.
- Kekurangan: Harga Rp 618 juta menempatkannya di zona kompetitif paling ketat, jaringan purna jual Leapmotor di Indonesia masih baru, angka torsi berbeda antara spesifikasi utama dan bagian perbandingan, klaim jarak tempuh NEDC perlu diuji ulang di kondisi nyata.
Verdict: Untuk Siapa C10 Layak Dibeli?
Leapmotor C10 2026 menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV listrik berukuran besar, penggerak RWD, dan fitur teknologi lengkap. Dengan harga Rp 618 juta OTR Jakarta, ia langsung bersaing dengan pemain mapan seperti Ioniq 5.
Namun, keputusan pembelian sebaiknya ditunda sampai ada sesi test drive dan konfirmasi soal jaringan layanan. Kalau prioritas utama adalah kelegaan kabin dan karakter RWD yang berbeda, C10 layak masuk daftar. Jika yang dicari adalah ekosistem merek yang sudah matang, kompetitornya masih sulit dikalahkan.