Pencarian

Indonesia Rebut 2 Perak Rowing, Klasemen Asian Games 2026: Posisi 22

Kamis, 24 September 2026 • 16:19:31 WIB
Indonesia Rebut 2 Perak Rowing, Klasemen Asian Games 2026: Posisi 22
Awak rowing Indonesia meraih perak nomor men's quadruple sculls pada Asian Games 2026.

PAPUA — Indonesia menambah dua medali perak dari cabang rowing pada Asian Games 2026, Kamis (24/9). Tambahan itu membawa kontingen Merah Putih mengoleksi empat perak dan 15 perunggu, menempatkan Indonesia di peringkat ke-22 klasemen hingga pukul 15.55 WIB.

Medali perak keempat Indonesia dipastikan dari nomor men's quadruple sculls. Awak yang diperkuat Ihram, Rendi Setia Maulana, Febrian, dan La Memo mencatat waktu 5 menit 47,90 detik, terpaut tipis dari tim China.

China mengunci emas dengan waktu tercepat 5 menit 46,03 detik. Uzbekistan melengkapi podium dengan medali perunggu di nomor tersebut.

Ali Mardiansyah/Rafiq Wijdan Yasir Buka Jalan Perak Rowing

Perak pertama dari cabor rowing disumbang pasangan Ali Mardiansyah/Rafiq Wijdan Yasir. Keduanya turun di nomor lightweight men's double sculls dan finis sebagai yang terbaik kedua.

Dua podium itu menjadi satu-satunya tambahan medali Indonesia pada hari ke-11 kompetisi. Sebelumnya, seluruh perunggu Indonesia tersebar dari sejumlah cabor lain yang belum mampu menembus posisi dua besar.

China Masih Tak Terbendung di Puncak Klasemen

China memimpin klasemen dengan koleksi 71 emas, 25 perak, dan 13 perunggu. Jarak dengan Jepang di posisi kedua sangat lebar.

Jepang mengumpulkan 15 emas, 27 perak, dan 33 perunggu. Korea di peringkat ketiga dengan 9 emas, 9 perak, dan 26 perunggu. Kazakhstan menyusul di posisi keempat (8-6-9), disusul Iran di urutan kelima (6-9-3).

Thailand Terbaik di Asia Tenggara, Malaysia dan Singapura Ikut Menyalip

Thailand menjadi wakil Asia Tenggara dengan posisi tertinggi, yakni peringkat keenam. Kontingen negeri Gajah Putih mengoleksi 5 emas, 3 perak, dan 6 perunggu.

Malaysia berada di peringkat kesembilan dengan 3 emas, 1 perak, dan 5 perunggu. Singapura di posisi ke-17 dengan 1 emas, 3 perak, dan 2 perunggu, sementara Vietnam ke-19 (1-1-13) dan Myanmar ke-20 (1-1-1).

Indonesia menjadi satu-satunya negara Asia Tenggara di 20 besar yang belum membuka rekening emas. Dari 19 medali yang dikumpulkan, semuanya berwarna perak dan perunggu.

Peluang Indonesia Menembus 20 Besar

Selisih Indonesia dengan Myanmar di peringkat ke-20 hanya satu emas. Artinya, satu gelar juara di sisa pertandingan bisa langsung mengangkat posisi Indonesia ke dalam 20 besar.

Sejumlah cabor masih menyisakan nomor final dalam beberapa hari ke depan. Rowing sendiri sudah menutup seluruh pertandingan, sehingga peluang tambahan emas harus datang dari cabang lain.

Posisi Indonesia di klasemen masih bisa berubah mengingat sejumlah negara di sekitar peringkat 20 juga aktif mengumpulkan medali. Pembaruan resmi akan dirilis panitia setelah seluruh pertandingan hari ini selesai.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks