PAPUA — Pasangan peringkat 7 dunia itu tampil dominan sejak game pertama. Fajar/Fikri menang straight game dengan skor 21-16, 21-18 dalam waktu 42 menit. Liang/Wang yang merupakan unggulan ketiga tak mampu mengembangkan permainan akibat tekanan konstan dari servis dan pengembalian Fajar.
Game kedua menjadi penentu. Sempat tertinggal 11-13, Fajar/Fikri bangkit lewat lima poin beruntun. Tiga di antaranya lahir dari kesalahan sendiri Liang/Wang yang gagal mengantisipasi drive cepat Fajar.
“Kunci kami di poin kritis adalah tidak terburu-buru. Kami fokus satu poin demi satu poin,” ujar Fikri seusai pertandingan. Ia juga memuji dukungan penonton Indonesia yang hadir langsung di Singapura.
Di partai puncak, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan pemenang laga antara Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark) dan Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan (Taiwan). Pertandingan final dijadwalkan berlangsung Minggu (3/6/2026) pukul 13.00 WIB.
Ini menjadi final pertama Fajar/Fikri di Singapore Open. Sebelumnya, prestasi terbaik mereka di turnamen ini adalah semifinal pada edisi 2024. Pelatih ganda putra Indonesia, Aryono Miranat, optimistis anak asuhnya bisa tampil lepas di final.
Hasil ini memastikan Fajar/Fikri mengumpulkan 9.350 poin tambahan. Jika menang di final, mereka berpotensi naik ke peringkat 5 dunia, menggeser pasangan China yang kini bertengger di posisi ketiga. Indonesia kini masih memiliki dua wakil di nomor ganda putra setelah sebelumnya Kevin Sanjaya/Rahmat Hidayat tersingkir di perempat final.