JAYAPURA — Dunia olahraga Papua kehilangan salah satu putra terbaiknya. Benson, atlet dayung yang namanya pernah harum di pentas nasional dan internasional, mengembuskan napas terakhir dan dimakamkan pada Rabu (27/5). Ia pergi tanpa hiruk-pikuk pemberitaan, jauh dari gemerlap penghargaan yang semestinya ia terima.
29 Medali Emas: Warisan yang Tak Terbantahkan
Sepanjang kariernya, Benson tercatat sebagai salah satu peraih medali terbanyak di cabang dayung. Dari PON hingga SEA Games, tangannya telah menggenggam 29 medali emas untuk Merah Putih. Catatan itu menempatkannya di jajaran atlet legendaris yang mengharumkan nama bangsa dari tanah Papua.
Namun, saat ajal menjemput, gaung prestasinya seolah lenyap. Tidak ada upacara kenegaraan, tidak ada pemberitaan besar-besaran. Ia dimakamkan secara sederhana, meninggalkan kesan pahit tentang bagaimana seorang pahlawan olahraga diperlakukan di akhir hayatnya.
Mengapa Legenda Seperti Benson Bisa Terlupakan?
Kisah Benson bukanlah yang pertama dan mungkin bukan yang terakhir. Banyak atlet daerah yang berjaya di masanya, namun kemudian tenggelam setelah pensiun. Minimnya dokumentasi prestasi, lemahnya sistem kesejahteraan atlet purna tugas, dan ketiadaan perhatian media menjadi faktor utama.
Di Papua, keterbatasan akses dan infrastruktur olahraga kerap membuat perjuangan atlet lebih berat. Mereka berlatih dengan fasilitas seadanya, namun mampu bersaing di level tertinggi. Ironisnya, ketika mereka berhenti berlomba, negara seolah lupa pada jasa mereka.
Warisan untuk Pemerintah Daerah dan Pusat
Kepergian Benson menjadi tamparan keras bagi sistem pembinaan atlet di Indonesia, khususnya di Papua. Pemerintah provinsi maupun pusat dinilai perlu memiliki data base atlet berprestasi yang terintegrasi dengan program jaminan sosial dan penghargaan purna tugas.
Selain itu, media dan masyarakat juga memiliki peran untuk terus mengingat dan mengapresiasi pahlawan olahraga, tidak hanya saat mereka aktif bertanding, tetapi juga setelah mereka pensiun dan tiada.
Fakta Singkat: Legenda Dayung Benson
- Penyumbang 29 medali emas untuk Indonesia dari berbagai ajang nasional dan internasional.
- Atlet dayung asal Papua yang mengharumkan nama daerah di level PON dan SEA Games.
- Meninggal dan dimakamkan pada Rabu (27/5) dengan minim sorotan publik dan negara.
Kisah pilu Benson adalah cermin bagi kita semua. Di balik medali yang berkilau, ada pengabdian yang tak jarang berakhir sunyi. Semoga kepergiannya membuka mata kita untuk lebih menghargai jasa para atlet daerah yang telah berkorban demi bangsa.