Pencarian

KONI Pusat Dorong Papua Kembali Berjaya di Olimpiade 2028, Pembinaan Atlet Muda Jadi Kunci

Sabtu, 06 Juni 2026 • 12:19:01 WIB
KONI Pusat Dorong Papua Kembali Berjaya di Olimpiade 2028, Pembinaan Atlet Muda Jadi Kunci
Ketua Umum KONI Pusat melantik pengurus KONI Papua periode 2026–2030 di Jayapura.

JAYAPURA — Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menekankan pentingnya sinergi seluruh pemangku kepentingan untuk mengembalikan kejayaan olahraga Papua. Hal itu disampaikannya dalam sambutan pada pelantikan Ketua Umum KONI Papua masa bakti 2026–2030, Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri, beserta jajaran pengurus di Hotel Suni, Kota Jayapura, Jumat (5/6/2026).

Momentum Kebangkitan Olahraga Papua

Ketua Umum KONI Pusat menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus periode 2022–2026 yang dipimpin Dr. Kenyus Kogoya atas dedikasi dan kontribusinya. Menurutnya, capaian yang telah diraih menjadi fondasi penting bagi pengurus baru.

“Amanah yang diberikan diharapkan dapat menjadi momentum untuk mengembalikan kejayaan olahraga Papua sekaligus meningkatkan prestasi atlet di berbagai ajang nasional maupun internasional,” ujarnya.

Anggaran Terbatas, Kolaborasi Jadi Solusi

Ketua Umum KONI Pusat mengakui tantangan terbesar yang dihadapi dunia olahraga saat ini adalah keterbatasan anggaran. Namun, kondisi itu tidak boleh menjadi hambatan dalam pembinaan atlet secara berkelanjutan.

“Dibutuhkan kolaborasi, inovasi, serta dukungan dari seluruh unsur olahraga agar proses pembinaan tetap berjalan optimal,” tegasnya.

Ia menilai Papua memiliki peluang besar untuk kembali menjadi kekuatan olahraga nasional. Salah satu faktor pendukungnya adalah kepemimpinan KONI Papua yang kini dipegang oleh Komjen Pol (Purn) Matius D. Fakhiri yang juga menjabat sebagai Gubernur Papua. Kondisi ini dinilai dapat memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan organisasi olahraga.

Pembinaan Usia Dini: Investasi untuk Olimpiade 2028

Ketua Umum KONI Pusat menekankan pentingnya pembinaan atlet usia dini sebagai investasi jangka panjang. Papua selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang banyak melahirkan atlet berbakat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Ia optimistis atlet-atlet Papua akan kembali tampil dan berprestasi dalam berbagai ajang olahraga besar, termasuk Asian Games 2026 dan Olimpiade Los Angeles 2028. “Sejarah telah membuktikan bahwa Papua memiliki kemampuan melahirkan atlet berkelas dunia yang mampu mengharumkan nama Indonesia,” ujarnya.

Inspirasi dari Almarhumah Lisa Rumbewas

Ketua Umum KONI Pusat mengingatkan kembali prestasi almarhumah Lisa Rumbewas yang berhasil mempersembahkan medali Olimpiade bagi Indonesia. Capaian itu menjadi bukti nyata bahwa atlet asal Papua mampu bersaing dengan atlet terbaik dunia.

“Keberhasilan atlet Papua di masa lalu harus menjadi motivasi untuk menciptakan prestasi yang lebih besar di masa depan,” katanya.

Persiapan PON XXII 2028 di NTT dan NTB

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum KONI Pusat juga mengingatkan seluruh pengurus KONI kabupaten dan kota serta pengurus cabang olahraga untuk mulai mempersiapkan diri menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028. Ajang itu akan digelar di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

Ia meminta Papua memfokuskan pembinaan pada cabang olahraga unggulan yang memiliki potensi besar meraih medali. Strategi tersebut dinilai menjadi kunci untuk kembali mengukir prestasi di level nasional dan internasional.

Bagikan
Sumber: mediapatriot.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks