SORONG — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) resmi memberlakukan diskon tarif tiket sebesar 30 persen untuk sejumlah kapal perintis dan kapal feri di Papua dan Maluku. Kebijakan ini berlaku untuk periode tertentu pada Juni 2026, termasuk untuk rute strategis Sorong-Ambon yang menjadi jalur utama mobilitas warga dan distribusi logistik antardaerah.
Diskon tersebut menyasar penumpang umum dan pemudik yang memanfaatkan transportasi laut selama musim liburan atau momen tertentu. Pelni berharap potongan harga ini bisa meringankan biaya perjalanan masyarakat di kawasan timur Indonesia yang sangat bergantung pada moda transportasi kapal.
Salah satu kapal yang dijadwalkan melayani rute tersebut adalah KM Ciremai. Kapal ini akan berangkat dari Pelabuhan Sorong pada 23 Juni 2026 menuju Pelabuhan Ambon. Rute ini menjadi salah satu andalan Pelni untuk menghubungkan Provinsi Papua Barat Daya dengan Provinsi Maluku.
Selain KM Ciremai, Pelni juga mengoperasikan sejumlah kapal lain di rute yang sama dengan jadwal berbeda sepanjang Juni 2026. Calon penumpang disarankan untuk memeriksa jadwal lengkap dan ketersediaan tiket melalui aplikasi Pelni atau kantor cabang setempat.
Penumpang dapat membeli tiket dengan harga diskon langsung melalui aplikasi resmi Pelni, website, atau loket pelabuhan. Pihak Pelni mengimbau calon penumpang untuk melakukan pembelian jauh-jauh hari guna mengantisipasi lonjakan peminat pada musim diskon.
Kebijakan ini diambil untuk mendorong peningkatan jumlah penumpang kapal laut di tengah tingginya harga tiket pesawat di kawasan timur Indonesia. Diskon 30 persen juga diharapkan membantu masyarakat yang hendak bepergian untuk keperluan keluarga, pekerjaan, atau distribusi barang antarpulau.