Pemprov Papua Sambut Peluang Kerja Sama Kesehatan dengan PNG, RSUD Dok II dan RSUP Jayapura Jadi Rujukan

Penulis: Saiful  •  Selasa, 09 Juni 2026 | 13:11:01 WIB
Delegasi PNG menilai positif layanan kesehatan di RSUD Dok II dan RSUP Jayapura sebagai rujukan.

JAYAPURA — Pemerintah Provinsi Papua bergerak cepat menindaklanjuti minat Papua Nugini (PNG) untuk menjadikan rumah sakit di Papua sebagai pusat rujukan kesehatan. Suzana Wanggai, Asisten Bidang Umum Sekretariat Daerah Papua, mengatakan ketertarikan pemerintah dan masyarakat PNG terhadap fasilitas kesehatan di Papua merupakan peluang yang harus dikelola secara serius.

Dua Rumah Sakit di Jayapura Dinilai Positif oleh Delegasi PNG

Delegasi PNG beberapa waktu lalu meninjau langsung dua fasilitas kesehatan utama di Jayapura, yakni RSUD Dok II dan RSUP Jayapura. Hasil penilaian mereka disebut positif, sehingga membuka jalan bagi penguatan kerja sama pelayanan kesehatan ke depan.

"Pada beberapa waktu lalu pemerintah PNG telah melakukan kunjungan ke kami guna melihat langsung pusat layanan kesehatan di Papua," kata Suzana di Jayapura, Senin.

Target: Warga Perbatasan Vanimo dan Provinsi Sekitar

Pemprov Papua menargetkan warga PNG yang tinggal di wilayah perbatasan, seperti Vanimo dan sejumlah provinsi terdekat lainnya, bisa mendapatkan akses layanan kesehatan di Papua. Oleh karena itu, perbaikan kualitas layanan rumah sakit terus dilakukan.

"Ke depan kami akan terus melakukan perbaikan-perbaikan layanan rumah sakit di Papua sehingga berpotensi menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat Papua Nugini," ujar Suzana.

Dampak Ekonomi: Pasien dan Keluarga Akan Menggerakkan UMKM

Selain manfaat di sektor kesehatan, Suzana menekankan bahwa kerja sama ini akan berdampak luas pada ekonomi lokal. Kedatangan pasien dan keluarganya dari PNG akan membutuhkan transportasi, akomodasi, makanan, dan berbagai layanan lainnya.

"Ini akan menggerakkan ekonomi masyarakat, termasuk pelaku usaha kecil dan menengah," jelasnya.

Langkah Selanjutnya: Pembahasan Aspek Pendukung Layanan Pasien Asing

Pemerintah daerah bersama instansi kesehatan terkait akan segera membahas berbagai aspek pendukung, termasuk peningkatan kualitas pelayanan bagi pasien dari luar negeri. Suzana berharap kerja sama kesehatan lintas batas ini dapat dikawal dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi kedua wilayah.

"Jika dikelola dengan baik, maka bukan hanya pelayanan kesehatan yang meningkat, tetapi juga pertumbuhan ekonomi masyarakat Papua akan semakin berkembang," katanya.

Reporter: Saiful
Sumber: papua.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top