SARMI — Gempa bumi tektonik mengguncang Kabupaten Sarmi, Provinsi Papua, pada Rabu (10/6/2026) pukul 02.34 WIT. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat magnitudo 3,6 dengan episenter yang berada di kedalaman menengah.
Pusat gempa berada di kedalaman 102 kilometer, masuk kategori gempa menengah. Kedalaman ini membuat getaran di permukaan bumi melemah secara signifikan. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan kerusakan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan warga yang merasakan guncangan. “Tidak terasa,” demikian pernyataan resmi BMKG yang dikutip dari laporan Volcano Discovery. Kondisi ini wajar mengingat jarak episenter yang jauh dari permukiman padat.
Pusat gempa berada di darat, tepatnya di Kabupaten Sarmi. Wilayah ini relatif jarang penduduk dibandingkan Kota Jayapura yang berjarak 162 kilometer ke arah timur.
BMKG belum mengeluarkan peringatan dini atau imbauan khusus terkait gempa ini. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab. Hingga pukul 06.00 WIT, belum tercatat aktivitas gempa susulan.
Wilayah Papua dikenal sebagai daerah rawan gempa akibat berada di jalur tumbukan lempeng Indo-Australia dan Pasifik. Gempa magnitudo kecil hingga menengah kerap terjadi, namun jarang berdampak signifikan jika episenternya berada di kedalaman lebih dari 80 kilometer.