PUNCAK JAYA — Suasana di Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, terpantau aman dan kondusif saat personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 melaksanakan patroli dialogis pada Rabu pagi. Dimulai pukul 09.35 WIT, petugas menyusuri kawasan permukiman dan pusat aktivitas masyarakat untuk berdialog langsung dengan warga.
Alih-alih sekadar memantau situasi, personel justru lebih banyak menyapa dan mendengarkan aspirasi warga. Sapaan hangat dan obrolan ringan di pinggir jalan menjadi jembatan untuk menghadirkan rasa aman tanpa jarak antara aparat dan masyarakat.
“Selain menjaga keamanan wilayah, kami juga ingin memastikan masyarakat merasakan kehadiran negara melalui pelayanan dan komunikasi yang baik,” ujar Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H.
Pendekatan persuasif ini dinilai lebih efektif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., menegaskan bahwa interaksi humanis akan terus dikedepankan di seluruh wilayah operasi.
“Kami mendorong seluruh personel untuk selalu mengedepankan pendekatan humanis. Dengan komunikasi yang baik, masyarakat akan semakin merasa aman, nyaman, dan turut berperan aktif menjaga stabilitas keamanan di lingkungannya,” katanya.
Hasil patroli menunjukkan situasi kamtibmas di Distrik Muara terkendali. Warga menyambut positif kehadiran personel yang tidak hanya berpatroli, tetapi juga meluangkan waktu untuk berdialog.
Pendekatan serupa sebelumnya juga diterapkan di Distrik Talilime, di mana komunikasi langsung menjadi kunci dalam membangun hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat di Papua Tengah.
Melalui patroli humanis yang berkelanjutan, Satgas Operasi Damai Cartenz berharap stabilitas keamanan di Puncak Jaya terus terjaga sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang dan nyaman.