JAYAPURA — Wakil Gubernur Papua Dr. Aryoko A.F. Rumaropen menyerahkan langsung bantuan rumpon kepada Kelompok Nelayan Kampung Mnuswor pada Sabtu (13/6) lalu. Bantuan tersebut terdiri dari tiga bal tali rumpon dengan total panjang 1.200 meter dan tujuh buah pemberat rumpon.
Rumpon berfungsi sebagai alat bantu untuk mengumpulkan ikan di satu titik tertentu. Dengan alat ini, nelayan tidak perlu lagi membuang waktu berjam-jam di laut untuk mencari gerombolan ikan. “Bantuan ini menjadi upaya untuk membantu nelayan menemukan lokasi berkumpulnya ikan dengan lebih mudah sehingga dapat mengurangi waktu pencarian dan meningkatkan efisiensi operasional penangkapan,” ujar Aryoko dalam keterangan yang diterima di Jayapura, Senin.
Penyaluran bantuan ini merupakan program dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua. Aryoko menekankan bahwa sektor kelautan dan perikanan memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir, khususnya di Biak Numfor yang dikenal memiliki potensi sumber daya laut besar. “Pemerintah Provinsi Papua terus berkomitmen menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi nelayan sehingga mampu meningkatkan produktivitas usaha perikanan dan kesejahteraan keluarga nelayan,” tambahnya.
Kampung Mnuswor berada di kawasan pesisir Biak Utara yang mayoritas warganya menggantungkan hidup dari hasil laut. Selama ini, nelayan setempat sering menghadapi kendala fluktuasi hasil tangkapan akibat perubahan cuaca dan pola migrasi ikan. Dengan adanya rumpon, nelayan diharapkan bisa memiliki titik tangkap yang lebih stabil. Pemasangan rumpon juga dinilai lebih ramah lingkungan dibanding metode penangkapan destruktif seperti bom ikan atau pukat harimau.
Pemerintah provinsi berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok nelayan. “Dengan pemberian bantuan rumpon tersebut maka menjadi salah satu upaya untuk membantu nelayan,” kata Aryoko. Ke depannya, program serupa akan terus digulirkan ke distrik-distrik pesisir lain di Biak Numfor dan wilayah Papua pada umumnya.