PAPUA — Google secara resmi memulai peluncuran Android 17 untuk jajaran Pixel. Meski begitu, fitur-fitur agen AI (agentic AI) yang sempat dipamerkan pada gelaran Google I/O bulan lalu, seperti pengisian otomatis cerdas, baru akan tersedia pada musim panas 2025. Namun, sejumlah peningkatan signifikan sudah bisa langsung dicoba.
Android 17 memperluas fitur bubble yang sebelumnya hanya terbatas pada aplikasi pesan. Kini, pengguna bisa membuat bubble untuk aplikasi apa pun di layar utama.
Cukup tekan lama ikon aplikasi, pilih ikon bubble, dan aplikasi akan mengapung sebagai ikon kecil yang bisa dipindahkan. Saat diketuk, aplikasi akan terbuka dalam jendela kecil yang siap digunakan.
Untuk pengguna ponsel lipat, tampilan bubble akan berbeda dengan ruang khusus yang menempel di bagian bawah layar. Ukuran jendela aplikasi juga bisa disesuaikan sesuai keinginan.
Android 17 memberikan perhatian khusus pada perangkat lipat. Google menyebutkan bahwa ponsel seperti Pixel 10 Pro Fold akan mendapatkan tata letak gaming baru dengan rasio layar 50:50: setengah untuk tampilan game, setengah untuk kontroler virtual.
Fitur ini memungkinkan pengguna bermain game tanpa perlu membawa kontroler fisik. Bagi yang tetap menggunakan kontroler fisik, Android 17 menyediakan native controller remapping. Google juga mengklaim telah mengurangi frame drop dan stutter dengan efisiensi pembersihan memori yang lebih baik untuk gaming definisi tinggi.
Google menambahkan fitur keamanan yang lebih granular. Pengguna kini bisa memberikan akses lokasi presisi secara sementara, bukan permanen. Kontak yang bisa melihat lokasi juga bisa dibatasi hanya pada kontak tertentu.
Fitur "Mark as lost" di Find Hub kini memerlukan verifikasi biometrik, sehingga pencuri tidak bisa menonaktifkannya meski mengetahui kode sandi. Live Threat Detection juga ditingkatkan untuk memblokir lebih banyak aplikasi dan skema penipuan.
Google menambahkan bahwa Advanced Protection mode akan memberikan perlindungan lebih dari ancaman tingkat lanjut. Sistem juga mengurangi jumlah percobaan tebakan kode sandi dan memperpanjang waktu tunggu setelah gagal.
Android 17 memudahkan pembuatan video reaksi di Instagram. Pengguna bisa merekam layar ponsel dan reaksi wajah secara bersamaan menggunakan kamera depan, tanpa perlu mengunduh video atau mengedit secara manual.
Fitur paling dinantikan, Gemini Intelligence, dijadwalkan hadir pada musim panas 2025. Google menyebut sistem ini sebagai "sistem yang belajar dan bekerja untuk Anda".
Kemampuan agen AI ini memungkinkan pengguna mendelegasikan tugas, seperti menjadwalkan janji temu, langsung melalui asisten. Google menekankan bahwa pendekatan ini akan menunjukkan bagaimana AI benar-benar bisa menghemat waktu pengguna.