JAYAPURA — Sebanyak 80 pengajar muda asal Indonesia, termasuk dari Papua, akan diberangkatkan ke Australia pada 16 Juni 2026 untuk menjadi duta pembelajaran Bahasa Indonesia. Mereka akan tersebar di 51 sekolah dan tiga universitas di berbagai negara bagian Australia.
Program Indonesian Language Learning Ambassadors (ILLA) angkatan kedua ini merupakan tindak lanjut dari komitmen yang ditegaskan dalam Pertemuan Tahunan Pemimpin Australia-Indonesia di Jakarta pada 2025. Saat itu, Perdana Menteri Anthony Albanese dan Presiden Prabowo Subianto sepakat memperluas penempatan duta bahasa ke lebih banyak institusi pendidikan di Australia.
Para duta ILLA tidak hanya mengajar bahasa Indonesia di ruang kelas. Mereka juga diharapkan berbagi pengetahuan tentang budaya dan adat istiadat Indonesia, sekaligus menjalin persahabatan dengan masyarakat Australia.
“Hubungan antar masyarakat merupakan inti dari kemitraan kami dengan Indonesia. Melalui program ILLA, para akademisi Indonesia dan pelajar Australia saling belajar, memperdalam pemahaman antar negara kita, serta membangun hubungan yang langgeng,” kata Duta Besar Australia untuk Indonesia, Rod Brazier, dalam keterangan resmi yang diterima Jubi.
Sebelum berangkat, seluruh duta menjalani orientasi dan pelatihan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA). Program ini diselenggarakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Indonesia.
Pelatihan tersebut dirancang khusus untuk membekali para duta agar mampu beradaptasi dengan beragam lingkungan belajar di Australia. Materi mencakup metode pengajaran bahasa kedua, pemahaman lintas budaya, hingga teknik komunikasi di kelas multikultural.
Peningkatan jumlah duta dari angkatan sebelumnya menjadi 80 orang mencerminkan menguatnya hubungan antara akademisi Indonesia dan penyelenggara pendidikan Australia. Program ini menjadi salah satu pilar diplomasi pendidikan yang terus didorong kedua negara.
Melalui kegiatan di ruang kelas dan interaksi dengan masyarakat setempat, program ILLA diharapkan memperkuat pemahaman timbal balik antara warga Indonesia dan Australia. Para duta akan bertugas selama periode tertentu sebelum digantikan angkatan berikutnya.