JAYAPURA — Perum Bulog Kanwil Papua menyatakan optimistis penyaluran bantuan pangan periode Februari dan Maret 2026 bisa mencapai 100 persen meski masih ada kendala distribusi di beberapa wilayah. Kepala Perum Bulog Kanwil Papua Ahmad Mustari di Jayapura, Jumat, mengatakan realisasi penyaluran sudah mendekati target.
Dari target penyaluran sebanyak 16.773 ton beras, Bulog telah menyalurkan 14.208 ton ke penerima di enam provinsi. Sementara untuk minyak goreng, sebanyak 2.842 liter dari target 3.354 liter sudah sampai ke tangan warga.
Total penerima bantuan pangan di Tanah Papua mencapai 838.696 kepala keluarga yang tersebar di Papua, Papua Barat, Papua Pegunungan, Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.
"Sebagian besar bantuan pangan yang belum tersalurkan itu berada di Provinsi Papua Pegunungan, Papua Tengah dan Papua Selatan," ujar Ahmad Mustari. Ia menjelaskan bahwa keterbatasan sarana angkutan dan faktor cuaca menjadi penyebab utama belum terealisasinya penyaluran di tiga provinsi tersebut.
Kondisi geografis yang berbukit dan akses jalan yang terbatas di kawasan pegunungan membuat distribusi logistik membutuhkan waktu lebih lama dibanding wilayah pesisir.
Ahmad Mustari berharap penyaluran bantuan pangan dapat terealisasi seratus persen dalam waktu dekat. "Mudah-mudahan penyaluran bantuan pangan dapat terealisasi 100 persen," harapnya.
Perum Bulog Kanwil Papua membawahi 42 kabupaten dan kota yang tersebar di enam provinsi di Tanah Papua. Bantuan pangan yang disalurkan merupakan program pemerintah periode Februari dan Maret 2026 untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat.