DPC PDIP Kota Jayapura Gelar Aksi Bersih Pantai dan Tanam Pohon di Holtekamp, Tekankan Gotong Royong dan Lingkungan

Penulis: Sutomo  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:17:31 WIB
Pengurus dan kader PDIP Kota Jayapura membersihkan sampah di Pantai Holtekamp sebagai bentuk gotong royong.

JAYAPURA — Puluhan pengurus dan kader PDI Perjuangan turun tangan membersihkan sampah di pesisir Pantai Holtekamp, Kota Jayapura, Sabtu (20/6/2026). Aksi ini menjadi bagian dari peringatan Bulan Bung Karno yang berlangsung sepanjang Juni.

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Papua Surya Ibrahim yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pembersihan pantai bukan sekadar seremonial. Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi fondasi kerja partai.

“Di tengah kecenderungan individualisme, nilai kebersamaan harus terus dijaga,” ujar Surya dalam sambutannya.

Menanam Pohon, Menanam Harapan untuk Masa Depan

Selain membersihkan pantai, para kader juga menanam pohon di sekitar kawasan. Surya menjelaskan, langkah kecil seperti menanam satu pohon akan berdampak besar jika dilakukan secara kolektif.

“Ketika satu orang menanam satu pohon, maka akan ada banyak sumber kehidupan baru. Jika ini dilakukan bersama-sama, dampaknya akan sangat besar bagi lingkungan di Tanah Papua,” katanya.

Ia menambahkan, isu lingkungan dan ketahanan pangan menjadi fokus utama PDIP dalam peringatan Bulan Bung Karno tahun ini. Kegiatan di Holtekamp merupakan pelaksanaan instruksi DPP partai.

Bulan Sakral bagi PDIP: Tiga Momentum Bung Karno

Surya menjelaskan, Juni memiliki makna khusus bagi PDI Perjuangan karena memuat tiga momentum penting terkait Presiden pertama RI, Soekarno. Ketiganya adalah Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, dan Hari Wafat Bung Karno pada 21 Juni.

“Pancasila yang lahir pada 1 Juni merupakan hasil pemikiran Bung Karno yang digali dari nilai-nilai sosial, budaya, dan adat istiadat bangsa Indonesia. Karena itu, Bulan Juni menjadi bulan yang sangat sakral bagi PDI Perjuangan,” ujarnya.

Bukan Sekadar Seremonial, Ada Aksi Nyata

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Jayapura Edward Jimmy D. Rahail menegaskan, peringatan Bulan Bung Karno tidak boleh hanya dimaknai sebagai seremonial atau mengenang pidato semata. Menurutnya, kegiatan ini adalah wujud penghormatan terhadap nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno.

“Hal yang kita tanam hari ini adalah harapan untuk masa depan. Sementara apa yang kita jaga hari ini merupakan bagian dari warisan bagi generasi yang akan datang,” kata Edward.

Ia berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan sekaligus memperkuat nilai kebersamaan. “Gotong royong adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat, khususnya di wilayah Port Numbay,” ujarnya.

Regenerasi Kader: Pemuda dari Asrama Boven Digoel Ikut Serta

Surya Ibrahim juga mengapresiasi keterlibatan para pemuda, termasuk dari asrama Boven Digoel, yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia menilai hal ini sebagai bagian dari proses regenerasi kader partai ke depan.

“Ini adalah bagian dari proses regenerasi. Bukan tidak mungkin ke depan adik-adik yang hadir hari ini akan menjadi pengurus partai, baik di tingkat DPC, DPD, maupun pusat,” ujarnya.

Menurut Surya, persoalan lingkungan seperti banjir dan longsor yang kerap terjadi akibat kerusakan alam harus menjadi tanggung jawab semua elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah atau dinas lingkungan hidup.

Reporter: Sutomo
Sumber: teraspapua.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top