PAPUA — Peluang Prancis melaju ke babak 32 besar terbuka lebar. Kemenangan atas Irak akan mengamankan tiket sekaligus mencatatkan dua kemenangan beruntun di awal turnamen untuk edisi keempat secara berturut-turut — sebuah konsistensi yang jarang dimiliki tim mana pun.
Superkomputer Opta menempatkan Prancis sebagai favorit absolut. Dari 25.000 simulasi, peluang kemenangan Les Bleus mencapai 88,1 persen. Sementara hasil imbang hanya 8,1 persen, dan kemenangan Irak cuma 3,8 persen.
Angka-angka itu wajar. Mbappe datang ke laga ini dalam performa mematikan. Pada laga pembuka, ia mencetak dua gol saat Prancis menghancurkan Senegal 3-1. Dua gol itu sekaligus mengantarkannya menjadi top skor sepanjang masa timnas Prancis dan pencetak gol Piala Dunia terbanyak bagi negaranya.
Penyerang berusia 27 tahun itu kini mengoleksi 14 gol di Piala Dunia. Artinya, ia hanya terpaut dua gol dari rekor Miroslav Klose (16 gol) yang saat ini juga disamai Lionel Messi. Jika mampu mencetak brace ke gawang Irak, Mbappe akan menyamai catatan legenda Jerman itu.
"Mbappe bukan sekadar pemain bintang, dia adalah mesin gol yang haus rekor," ujar analis Opta dalam laporannya. "Dengan kecepatan dan naluri mencetak gol yang dimilikinya, bukan tidak mungkin ia memecahkan rekor di turnamen ini."
Laga kontra Irak akan menjadi caps ke-100 Mbappe bersama tim nasional Prancis. Perjalanannya dimulai pada 2017 saat ia masih remaja berusia 18 tahun. Kini, ia sudah mengoleksi gelar juara Piala Dunia 2018, runner-up 2022, dan segudang rekor pribadi.
Prancis sendiri tidak punya catatan buruk melawan tim Asia di Piala Dunia. Namun, Irak bukan lawan yang bisa diremehkan begitu saja. Mereka datang dengan motivasi tinggi setelah bermain imbang di laga pertama.
Laga di Philadelphia diprediksi berlangsung sengit. Mbappe akan menjadi ancaman utama, tetapi dukungan dari lini tengah Prancis yang diisi pemain-pemain kelas dunia juga patut diwaspadai. Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Les Bleus akan melaju mulus ke babak selanjutnya — dan Mbappe mungkin akan mencatatkan namanya dalam buku sejarah Piala Dunia.