JAYAPURA — Sebanyak lima agenda utama mewarnai peringatan kelima tahun Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Australia di Jakarta pekan ini. Dua forum sekaligus digelar: Dialog Track 1.5 ASEAN-Australia dan Dialog Alumni Aus4ASEAN 2026.
Menteri Luar Negeri Indonesia periode 2014-2024 yang kini menjabat Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Isu Air, Retno Marsudi, menjadi pembicara utama dalam Dialog Track 1.5. Forum ini mempertemukan para tokoh pemimpin, diplomat, dan organisasi masyarakat sipil.
“Dengan menyatukan para tokoh berpengaruh, kita telah berupaya menghasilkan beragam gagasan untuk mendukung kerja sama praktis di kawasan kita,” kata Duta Besar Australia untuk ASEAN, Tiffany McDonald, dalam keterangan pers yang diterima jubi.id dari Public-Affairs-JAKT@dfat.gov.
Dialog Track 1.5 merupakan forum yang mempertemukan aktor pemerintah (Track 1) dan non-pemerintah (Track 2) dalam satu meja. Tujuannya menghasilkan gagasan konkret untuk memperkuat kerja sama praktis di kawasan. McDonald menambahkan bahwa melalui kemitraan ini, kedua pihak bekerja sama membentuk aturan, norma, dan hubungan yang berkontribusi pada ketahanan kolektif.
Secara terpisah, Dialog Alumni Aus4ASEAN 2026 mempertemukan lebih dari 75 alumni program pertukaran ASEAN-Australia. Sekretaris Jenderal ASEAN, Dr. Kao Kim Hourn, menyampaikan pidato utama dalam acara tersebut. Para peserta bertukar pandangan mengenai upaya mewujudkan Visi ASEAN tentang Indo-Pasifik.
“Sebagai bagian dari generasi mendatang, kami sangat terinspirasi untuk dapat turut berperan menciptakan dampak regional yang berkelanjutan,” kata Elnaya Mahadevi Pillian, alumni Indonesia dari program Kursus Singkat ASEAN-Australia Centre.
Para alumni juga berpartisipasi dalam Dialog Track 1.5 untuk memastikan pandangan generasi muda tercakup dalam pembahasan mengenai arah masa depan kemitraan. Dialog Alumni Aus4ASEAN membahas nilai pendidikan, hubungan, dan kolaborasi dalam membentuk masa depan Kemitraan Strategis Komprehensif ASEAN-Australia.
Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan ini menunjukkan komitmen ASEAN dan Australia untuk memperkuat kerja sama regional. Kedua pihak sepakat bahwa kemitraan strategis ini menjadi fondasi penting bagi stabilitas dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik. (*)