Rakerkesda Perdana di Puncak Jaya Dongkrak Omzet Mama Papua, Buah dan Noken Ludes Terjual

Penulis: Saiful  •  Jumat, 03 Juli 2026 | 16:54:31 WIB
Rakerkesda perdana di Puncak Jaya tingkatkan penjualan produk lokal mama Papua.

PUNCAK JAYA — Gelaran Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) perdana tahun 2026 di Kabupaten Puncak Jaya membawa dampak ekonomi langsung bagi warga setempat. Para mama Papua yang biasa berjualan di sekitar lokasi acara mengaku dagangan mereka habis terjual lebih cepat dari biasanya.

Helena, salah seorang pedagang, mengatakan omzetnya naik drastis selama empat hari acara berlangsung. “Kami bersyukur dagangan seperti buah-buahan, sayur segar, noken hingga kerajinan tangan habis terjual lebih cepat dari biasanya,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Dari Buah Segar hingga Noken Laris Manis

Para peserta rapat yang datang dari berbagai daerah di Papua Tengah menjadi motor utama perputaran uang di pasar dadakan tersebut. Produk lokal seperti buah-buahan dan sayur segar menjadi barang paling cepat berpindah tangan.

Selain itu, kerajinan khas Papua seperti noken dan anyaman tangan juga kebanjiran pesanan. Para mama Papua mengaku tidak perlu menunggu lama untuk mendapatkan penghasilan, berbeda dengan hari-hari biasa di mana pembeli sepi.

Harapan agar Acara Pemerintah Tak Hanya di Kota Besar

Helena berharap kegiatan kedinasan seperti ini tidak hanya terpusat di kota-kota besar Papua Tengah. Menurutnya, acara di daerah seperti Puncak Jaya justru memberi dampak berganda bagi ekonomi warga kecil.

“Kalau bisa, kegiatan tidak hanya di kota besar saja di Papua Tengah, sering-seringlah kegiatan di daerah seperti ini,” kata Helena.

Rakerkesda yang digelar selama empat hari ini membuktikan bahwa forum kedinasan tidak semata-mata membahas program kerja. Dampak ekonominya langsung dirasakan oleh pelaku UMKM dan penyedia jasa penginapan di sekitar lokasi rapat.

Reporter: Saiful
Sumber: kabarpapua.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top