MIMIKA — Ratusan warga sekolah menampilkan kekayaan budaya dari 38 provinsi di Indonesia dalam gelaran karnaval yang digelar secara internal di lingkungan Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Sabtu (15/8/2026). Para siswa tampil mengenakan pakaian adat lengkap dengan simbol identitas dan atribut khas daerah masing-masing, sementara para guru dan staf turut berpartisipasi memakai busana tradisional dari daerah asal mereka.
Mengusung tema "Generasi Papua Berkarakter, Membangun Indonesia yang Berdaulat, Adil, dan Makmur", kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi para siswa untuk mengenal dan menghargai keberagaman Nusantara. Ketua Panitia Karnaval SATP, Desyane Pania, menegaskan bahwa acara ini bukan sekadar pawai busana adat.
"Karnaval ini bukan sekadar pawai busana adat, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter bagi anak-anak kami di SATP. Melalui persiapan kelompok, latihan PBB, hingga yel-yel, para siswa belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, dan saling menghargai keberagaman. Kami ingin membentuk generasi Papua yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan kecintaan mendalam terhadap Indonesia," ujar Desyane, Senin (17/8/2026).
Karnaval dibuka dengan aksi memukau solo drummer dari siswa SATP, Chris Brown Dolame. Penampilannya langsung disusul atraksi megah dari Marching Band SATP – Amor Symphony yang menyemarakkan suasana di lingkungan sekolah.
Selain peragaan busana daerah dan musik pembuka, rangkaian acara juga dimeriahkan dengan edukasi 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, aksi Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta kompetisi yel-yel antarkelompok peserta. Seluruh rangkaian ini dirancang untuk menumbuhkan semangat gotong royong di kalangan siswa.
Sebelum menggelar karnaval internal, kontingen SATP juga sukses memeriahkan parade Karnaval Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika pada Selasa (11/8/2026). Keikutsertaan ini menjadi bentuk partisipasi aktif sekolah di tingkat daerah.
Kepala SATP, Sonianto Kuddi, menyampaikan apresiasi mendalam atas keberhasilan penyelenggaraan kegiatan ini. Ia berterima kasih kepada seluruh peserta didik yang telah menunjukkan semangat, kreativitas, dan kedisiplinan, serta kepada panitia dan guru atas kerja kerasnya sehingga acara berjalan tertib dan aman.
"Saya juga menyampaikan penghargaan yang tulus kepada seluruh panitia, guru, dan pihak yang terlibat atas kerja keras, tanggung jawab, serta dedikasinya sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan tertib, aman, dan sukses. Semoga pengalaman ini menjadi pembelajaran berharga untuk terus menumbuhkan semangat gotong royong, kebersamaan, dan rasa bangga terhadap sekolah yang kita cintai dan bangsa ini," tuturnya.
Melalui perayaan HUT ke-81 RI ini, SATP mempertegas komitmennya dalam mencetak generasi masa depan Papua yang berkarakter, tangguh, berwawasan kebangsaan, serta siap menjaga persatuan demi Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.