Fokus Pemulihan Pascagempa Nagekeo, Menteri PU Dody Hanggodo Tinjau Langsung dan Pastikan Respons Cepat

Penulis: Redaksi  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:37:01 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi pascagempa di Kabupaten Nagekeo, NTT, untuk memastikan percepatan pemulihan infrastruktur.

Fokus pemulihan pascagempa di Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, membawa Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meninjau langsung lokasi terdampak, Senin (17/8/2026), usai memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Stadion Marilonga, Kabupaten Ende.

Di Nagekeo, ia berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk mengecek kondisi pascabencana dan mendata kebutuhan mendesak warga.

Dody menegaskan pemerintah pusat merespons cepat setiap bencana, dengan prioritas pada infrastruktur vital yang memengaruhi mobilitas dan layanan publik dasar masyarakat.

"Arahan dari Bapak Presiden sudah sangat jelas, ketika terjadi bencana, tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Secepat-cepatnya harus kita tangani dan kita pulihkan," kata Menteri PU Dody dalam rapat koordinasi di Nagekeo.

Pemda diminta segera menyerahkan data awal titik-titik infrastruktur yang rusak sebagai pijakan Kementerian PU menerjunkan tim ke lapangan.

"Untuk tahap pertama, tidak perlu terlalu detail dulu. Saya tahu data bencana pasti terus bertambah. Hari ini mungkin sekian, besok bisa bertambah lagi. Data awal saja diberikan kepada kami, kemudian tim bisa segera berkoordinasi dengan kepala daerah untuk mengecek satu per satu dan mulai bekerja," ujar Dody Hanggodo.

Ia menambahkan, pemulihan harus memprioritaskan fasilitas paling krusial bagi warga, dan pemda diminta menyampaikan area yang perlu penanganan darurat.

"Mana yang prioritas dan mana yang membutuhkan penanganan segera, itu yang kita mulai kerjakan. Kalau dari pemerintah kabupaten ada yang mau diajukan, silakan disampaikan. Pemerintah pusat memang berkewajiban membantu, dan kepala daerah juga menjadi perpanjangan tangan pemerintah pusat di daerah," kata Menteri PU Dody.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Cipta Karya sudah mengerahkan dukungan air bersih bagi warga terdampak, sedangkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT terus membersihkan titik longsor di ruas Wolowaru-Maumere, Malwatar-Batas Kota Ruteng, dan Aegela-Batas Kota Ende.

Kementerian PU menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemda dan melanjutkan pendataan menyeluruh kerusakan permukiman serta infrastruktur dasar lainnya di Nagekeo. Kementerian PU menyebut proses ini akan dievaluasi berkala seiring perkembangan kondisi di lapangan pascagempa.

Reporter: Redaksi
Back to top