PAPUA — Bayern Munich harus puas bermain imbang 2-2 melawan Augsburg di WWK Arena, Sabtu (10/10/2026), meski enam kali memasukkan bola ke gawang lawan. Empat gol Die Roten dianulir karena offside, membuat tim asuhan Vincent Kompany kehilangan poin untuk kedua kalinya dalam lima laga Bundesliga musim ini.
Laga di WWK Arena berjalan dramatis sejak detik pertama. Augsburg mengejutkan Bayern lewat gol Robin Fellhauer saat pertandingan baru berjalan sekitar delapan detik, yang kini tercatat sebagai gol tercepat dalam sejarah Bundesliga.
Bayern tertinggal lebih dulu, lalu baru bisa menyamakan skor pada menit ke-55 melalui Ismael Saibari. Namun Augsburg kembali unggul sembilan menit berselang lewat Rodrigo Ribeiro, memaksa Die Roten mengejar ketertinggalan untuk kedua kalinya.
Nathaniel Brown akhirnya menyelamatkan Bayern dari kekalahan dengan gol pada menit ke-80. Skor 2-2 bertahan hingga peluit panjang.
Bayern sebenarnya enam kali menjebol gawang Augsburg. Luis Diaz dua kali mencetak gol, tetapi keduanya dianulir karena offside. Serge Gnabry mengalami nasib serupa dua kali, termasuk pada masa injury time.
Dari enam gol yang masuk, hanya gol Ismael Saibari dan Nathaniel Brown yang disahkan. Sisanya harus dibatalkan wasit karena posisi offside.
Merujuk rangkuman statistik dari situs Bundesliga dan situs resmi klub, Bayern tampil agresif dengan melepaskan 29 tembakan. Dominasi itu tak cukup mengamankan kemenangan karena kesalahan di lini belakang membuat mereka dua kali tertinggal.
Vincent Kompany mengakui Bayern melakukan kesalahan yang berujung pada dua gol Augsburg. Menurutnya, banyaknya peluang yang diciptakan tak bisa menutupi kesalahan tersebut.
"Ketika Anda punya begitu banyak peluang, berarti banyak hal sudah dilakukan dengan benar. Namun, ketika Anda membuat kesalahan seperti yang kami lakukan hingga berujung pada dua gol, wajar jika kami tidak menang," ujar Kompany.
"Pertandingan ini seperti roller coaster emosional. Bola masuk ke gawang enam kali, tetapi empat gol tidak dihitung. Kami punya peluang," lanjutnya.
Pelatih asal Belgia itu juga menyadari timnya harus bertanggung jawab atas hasil tersebut. Meski kecewa, ia meminta Bayern segera melangkah maju.
"Jelas kami melakukan kesalahan dalam dua gol yang kami kebobolan, dan itulah mengapa pertandingan berakhir seperti ini. Begitulah sepakbola. Kami semua manusia biasa yang tidak selalu melakukan semuanya dengan benar. Saat ini memang menyakitkan, tetapi kami harus melanjutkan langkah," kata Kompany.