PAPUA — Keputusan ini diumumkan GM sebagai standarisasi menyeluruh untuk jajaran kendaraan listriknya. Dengan port NACS yang terpasang langsung dari pabrik, pemilik tidak lagi memerlukan adaptor tambahan untuk mengakses lebih dari 27.500 unit Tesla Supercharger yang kompatibel di Amerika Serikat.
Langkah ini sekaligus menjawab keluhan utama pengguna EV tentang pengalaman pengisian daya yang rumit. GM juga mengintegrasikan sistem pembayaran terpadu lewat aplikasi MyChevrolet, MyCadillac, dan MyGMC yang disebut Energy Pass.
Model 2027 yang Sudah Bawaan NACS
Perubahan ini berlaku untuk seluruh lini produk yang dikonfirmasi GM untuk model year 2027. Cadillac menjadi merek pertama yang merilis model dengan port NACS, dimulai dari Optiq 2026, dan kini diperluas ke seluruh jajaran.
- Cadillac Escalade IQ dan Escalade IQL
- Cadillac Lyriq, Optiq, dan Vistiq
- Chevrolet Bolt EV generasi baru
- Chevrolet Blazer EV, Equinox EV, dan Silverado EV
- GMC Hummer EV Pickup dan SUV
- GMC Sierra EV
Chevrolet Bolt yang hadir kembali sebagai model 2027 juga sudah mengusung port ini langsung dari lini produksi.
Nasib Pemilik Unit 2026: Masih Butuh Adaptor
Bagi pemilik EV GM model 2026, pengecualian hanya berlaku untuk Cadillac Optiq. Model lain seperti Blazer EV, Equinox EV, Silverado EV, hingga Hummer EV masih memakai port CCS1. Mereka wajib membeli adaptor NACS DC resmi seharga US$ 275 (sekitar Rp 4,4 juta) untuk mengisi daya di Supercharger.
GM juga menyiapkan adaptor CCS1 seharga US$ 189 dan adaptor J1772 untuk pengisian Level 2 seharga US$ 67. Keduanya dijual dalam paket bundling seharga US$ 256. Meski mobil 2027 sudah NACS, GM tetap menyarankan pemilik menyimpan adaptor J1772 di bagasi untuk kompatibilitas dengan pengisi daya rumahan lama.
Integrasi Aplikasi dan Jaringan Pengisian
Fitur Energy Pass yang tertanam di aplikasi resmi merek GM kini mendukung pembayaran terpadu di Tesla Supercharger, IONNA, Electrify America, dan ChargePoint. EVgo menyusul dalam waktu dekat. GM mengklaim jaringan tersebut mencakup hampir 70 persen total pengisi daya cepat DC di Amerika Serikat.
Sistem Plug & Charge juga sudah aktif di stasiun IONNA dan sedang diperluas ke jaringan lain. Fitur ini memungkinkan kendaraan melakukan autentikasi otomatis dan pembayaran berjalan di latar belakang tanpa perlu kartu atau aplikasi tambahan. Perubahan standar ini menandai transisi besar industri otomotif AS menuju ekosistem pengisian yang lebih seragam.