PAPUA — PSM Makassar gagal memaksimalkan dominasi saat ditahan Arema FC 3-3 di lanjutan kompetisi, dengan pelatih Darije Kalezic menyoroti ketajaman timnya di depan gawang. Statistik menunjukkan Juku Eja unggul dalam penguasaan bola dan expected goals, tapi keunggulan itu tidak berbuah kemenangan.
Laga yang berlangsung di markas PSM Makassar itu menjadi catatan tersendiri bagi Kalezic. Tim asuhannya tampil dominan sepanjang pertandingan, namun harus puas berbagi poin dengan Singo Edan.
Kalezic menilai anak asuhnya sebenarnya mampu menciptakan banyak peluang berbahaya. Hanya saja, dominasi tersebut belum sepenuhnya dikonversi menjadi gol.
Expected Goals PSM Tiga Kali Lebih Besar dari Arema FC
Pelatih asal Bosnia itu menyebut statistik pertandingan menunjukkan PSM memiliki sejumlah indikator yang lebih unggul dibandingkan Arema FC. Parameter expected goals Juku Eja tercatat tiga kali lebih besar daripada tim tamu.
"Kalian bisa melihat angka statistik setelah pertandingan. Kita mempunyai parameter expected goals tiga kali lebih besar daripada Arema FC," tegas Kalezic.
Angka tersebut memperkuat gambaran bahwa PSM seharusnya bisa mengunci kemenangan. Nyatanya, Arema FC mampu menyamakan kedudukan dan memaksa laga berakhir imbang.
Penguasaan Bola Tak Berujung Gol
Kalezic secara khusus menyoroti cara timnya memanfaatkan penguasaan bola. Menurutnya, ball possession yang dimiliki PSM tidak digunakan dengan optimal untuk menciptakan peluang yang lebih tajam.
"Kita tidak menggunakan penguasaan bola (ball possession) kita dengan baik, begitu pula dengan parameter expected goals kita," ujar Darije Kalezic.
Kritik itu mengarah pada penyelesaian akhir dan pengambilan keputusan di sepertiga akhir lapangan. PSM dinilai terlalu cepat kehilangan momentum saat sudah berada di area berbahaya.
Efektivitas Jadi PR Jelang Laga Berikutnya
Kalezic meminta anak asuhnya meningkatkan ketajaman dalam memanfaatkan setiap peluang yang diperoleh. Efektivitas mengubah peluang menjadi gol akan menjadi aspek penting yang harus dibenahi pada pertandingan berikutnya.
"Kita harus bisa lebih efektif memanfaatkan momen-momen tersebut di dalam pertandingan," pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat PSM Makassar belum bisa menjauh dari tekanan tim-tim pesaing di papan klasemen. Dua poin yang hilang di kandang sendiri menjadi catatan mahal di tengah persaingan yang ketat.
Bagi Arema FC, satu poin di kandang PSM menjadi modal berharga untuk menjaga posisi di papan tengah. Singo Edan terbukti mampu memaksimalkan peluang terbatas yang mereka dapatkan sepanjang laga.