PAPUA — Jadwal bioskop Indonesia pada Agustus 2026 dipastikan padat oleh film horor dengan beragam pendekatan cerita. Setidaknya ada empat judul yang siap tayang, menawarkan teror mulai dari kutukan turun-temurun hingga balutan komedi yang dibintangi aktor papan atas. Para sineas ternama seperti Awi Suryadi, sutradara di balik trilogi Danur dan KKN di Desa Penari, juga kembali hadir dengan karya terbarunya di bulan ini.
Film Toko Perlengkapan Mayat menjadi pembuka deretan horor Agustus 2026. Disutradarai dan ditulis oleh Surya Darmawan, film ini menyasar penonton dewasa dengan klasifikasi 21+.
Cerita berpusat pada Daeng Sarro yang menggunakan ilmu penglaris untuk melancarkan usaha toko perlengkapan mayatnya. Namun, ritual tersebut mensyaratkan tumbal berupa potongan tubuh manusia sebagai bagian dari perjanjian gaib. Alih-alih mendatangkan keuntungan, perjanjian itu berubah menjadi kutukan yang menghantui keturunannya, dengan teror yang semakin mengerikan ketika anggota keluarga mulai menjadi target tumbal.
Jajaran pemainnya melibatkan Dwiaffor, Ivana Meylanda Saragih, Armhada Sijaya, Bambang, hingga A. Noufah Patadjangi. Film ini dijadwalkan tayang mulai 6 Agustus 2026.
Memasuki pekan kedua, Perumahan Ladda Land dijadwalkan tayang mulai 13 Agustus 2026. Film ini mengangkat misteri dari sebuah kompleks perumahan yang menyimpan cerita horor, melanjutkan tren film bertema permukiman yang kerap sukses di pasar Indonesia.
Selain dua judul tersebut, Agustus 2026 juga menandai debut Reza Oktovian sebagai sutradara film layar lebar. Konsep horor yang diusungnya dikabarkan berbeda dari biasanya, memadukan elemen horor dengan komedi anime yang belum pernah ada sebelumnya di industri film lokal. Sementara itu, Awi Suryadi kembali dengan film horor terbarunya yang dinanti setelah kesuksesan proyek-proyek sebelumnya.
Berikut urutan jadwal tayang film horor Indonesia sepanjang Agustus 2026:
Dengan variasi cerita dari pesugihan, misteri perumahan, hingga komedi, bulan Agustus tampaknya menjadi ajang pembuktian bagi para pembuat film untuk menyegarkan genre horor di tengah dominasi cerita bergaya found footage dan eksorsisme yang sempat mendominasi beberapa tahun terakhir.