Changpeng Zhao Kini Kalahkan Bill Gates di Daftar Orang Terkaya, Berkat Binance

Penulis: Fajar  •  Selasa, 11 Agustus 2026 | 16:25:01 WIB
Changpeng Zhao, pendiri Binance, kini menempati peringkat di atas Bill Gates dalam daftar orang terkaya dunia dengan total kekayaan mencapai USD 63,6 miliar.

PAPUA — Kisah Changpeng Zhao atau akrab disapa CZ menjadi salah satu kebangkitan finansial paling drastis di industri teknologi global. Pria kelahiran Jiangsu, China, yang kini berstatus warga negara Kanada ini berhasil membangun kembali posisinya di puncak setelah melewati masa sulit bersama otoritas AS.

Sepanjang 2023, CZ menghadapi tuntutan dari Departemen Kehakiman AS terkait pelanggaran aturan anti-pencucian uang di Binance. Ia mengaku bersalah dan dijatuhi hukuman penjara empat bulan pada April 2024. Binance sendiri sepakat membayar denda USD 4,3 miliar sebagai bagian dari penyelesaian kasus tersebut.

Kekayaan Melonjak Meski Bebas dari Manajemen Binance

Setelah menyelesaikan masa hukumannya, CZ justru mengalami kenaikan aset yang signifikan. Lonjakan ini tidak lepas dari reli harga Bitcoin yang menembus level USD 100.000 pada Desember 2024, mendorong nilai kepemilikan kripto pribadinya ikut meroket.

Meski dilarang terlibat dalam operasional harian Binance, porsi saham CZ di bursa tersebut tetap menjadi penyumbang utama kekayaannya. Bloomberg mencatat mayoritas asetnya berasal dari kepemilikan 90% saham Binance yang bernilai sekitar USD 32,9 miliar.

Sisa kekayaannya berasal dari portofolio Bitcoin dan aset digital lain yang diperkirakan mencapai USD 30,7 miliar. Kombinasi ini membuat total kekayaan CZ menembus angka USD 63,6 miliar, melampaui Bill Gates yang berada di posisi ke-25.

Dampak ke Industri Kripto dan Regulasi Global

Kebangkitan CZ terjadi di tengah perubahan lanskap regulasi kripto global. Di Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus memperketat pengawasan aset digital, termasuk mewajibkan bursa berizin seperti Binance untuk mematuhi aturan lokal.

Pasar Indonesia sendiri mencatat jumlah investor kripto yang terus bertambah, dengan nilai transaksi yang berfluktuasi mengikuti pergerakan harga aset global. Reli Bitcoin akhir tahun lalu ikut mendorong minat investor lokal untuk kembali aktif bertransaksi di platform seperti Binance dan bursa domestik.

Kasus CZ menjadi preseden penting bagi para pendiri platform kripto di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kepatuhan terhadap regulasi anti-pencucian uang kini menjadi prioritas utama, seiring meningkatnya pengawasan dari otoritas keuangan di Asia Tenggara.

Dengan posisi barunya di daftar orang terkaya dunia, CZ diprediksi akan semakin aktif dalam investasi di sektor teknologi dan kripto. Meski tidak lagi memimpin Binance secara langsung, pengaruhnya terhadap arah industri aset digital diperkirakan masih akan terasa dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Fajar
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top