Horizon Multiplayer Kena Reboot, Mode Live-Service Dihapus dan Cerita Single-Player Masih Jauh

Penulis: Saiful  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 09:48:31 WIB
Guerrilla Games mengubah arah pengembangan Horizon Hunters Gathering dari mode live-service menjadi game co-op tradisional.

PAPUA — Bloomberg melaporkan bahwa studio asal Amsterdam tersebut telah menggarap ulang Horizon Hunters Gathering sejak Juni. Arah barunya berubah menjadi game co-op tradisional dengan mode cerita dan cakupan yang jauh lebih kecil, meninggalkan model layanan langsung yang sempat direncanakan.

Mengapa Live-Service Dihapus?

Keputusan ini diambil setelah para pemain memberikan masukan negatif selama fase tes berlangsung. Respons komunitas yang kurang antusias membuat Guerrilla menilai ulang arah proyek yang diumumkan pada Februari 2025 ini.

Alih-alih mempertahankan struktur live-service yang kompetitif, tim pengembang kini memprioritaskan pengalaman kooperatif yang lebih intim. Perubahan ini juga berdampak pada alokasi sumber daya internal studio.

Nasib Pengembang dan Proyek Lain

Sebagian developer yang sebelumnya menggarap Horizon Hunters Gathering dipindahkan ke proyek berbeda yang akan dievaluasi manajemen akhir tahun ini. Identitas proyek tersebut masih dirahasiakan.

Sementara itu, tim kecil di Guerrilla mulai menyusun rencana untuk Horizon single-player berikutnya. Sumber menyebutkan game tersebut masih "beberapa tahun lagi" dari penyelesaian, sehingga penggemar saga Aloy harus bersabar lebih lama.

Konsep Awal Horizon Hunters Gathering

Saat pertama diumumkan, Horizon Hunters Gathering menjanjikan pengalaman bermain hingga tiga pemain dalam satu grup. Visualnya tampil lebih cerah dan dinamis, mengarah ke nuansa Fortnite yang kasual.

Pemain akan bekerja sama melawan mesin-mesin hewan khas seri Horizon. Guerrilla sempat menyebut sistem kombatnya "taktis, reaktif, dan berbasis skill mendalam", namun detail tersebut kini masih menunggu konfirmasi ulang pasca-reboot.

Konteks Perjuangan Sony di Pasar Live-Service

Langkah ini bagian dari evaluasi besar strategi live-service PlayStation. Sony awalnya merencanakan selusin game layanan langsung, lalu memangkas separuhnya demi menjaga kualitas.

Sejumlah judul telah dibatalkan, termasuk The Last of Us Online, God of War live-service, dan proyek dari Bend Studio. Di sisi lain, Helldivers 2 menjadi sukses besar dengan penjualan menembus 20 juta kopi.

Kegagalan Concord yang langsung ditutup setelah rilis juga menjadi pelajaran berharga. Nasib Fairgame$ pun masih menggantung setelah beberapa staf kunci hengkang.

Reboot Horizon Hunters Gathering menunjukkan Sony mulai selektif. Alih-alih memaksakan tren, mereka memilih pendekatan yang lebih aman dengan fokus pada pengalaman kooperatif yang solid.

Keputusan akhir nasib game ini akan ditentukan Desember mendatang. Jika berhasil meyakinkan eksekutif, pemain bisa berharap melihat versi baru Horizon multiplayer dalam beberapa tahun ke depan.

Reporter: Saiful
Sumber: gamespot.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top