Pemerintah Kota Jayapura, Papua, menggelar Festival Industri Kecil dan Menengah (IKM) pada 21-23 Agustus 2026 di Terminal Entrop, Distrik Jayapura Selatan. Wali Kota Abisai Rollo menyebut ajang ini strategi memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat dan mendorong produk lokal bersaing di pasar lebih luas.
JAYAPURA — Wali Kota Jayapura Abisai Rollo menegaskan festival ini bukan sekadar pameran tahunan. Ia menyebutnya sebagai langkah konkret meningkatkan pendapatan pelaku usaha sekaligus mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Menurutnya, kemajuan usaha bergantung pada produk, tata kelola, keterampilan, kualitas, dan kemampuan pemasaran.
"Kemajuan usaha tidak hanya ditentukan oleh produk yang dihasilkan tetapi juga tata kelola usaha yang baik, peningkatan ketrampilan, kualitas produk, serta kemampuan dalam memasarkan hasil produk," kata Rollo di Jayapura, Sabtu.
Pemerintah kota berkomitmen mengembangkan potensi sumber daya manusia para pelaku usaha. Upaya ini ditempuh melalui pelatihan dan pendampingan yang dijalankan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
"Karena melalui tata kelola usaha yang baik, kemajuan usaha dapat tercapai," ujarnya.
Rollo menambahkan, pihaknya memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat yang bertumpu pada sektor jasa, perdagangan, ekonomi kreatif, pariwisata, serta pelestarian budaya lokal. Peran IKM sebagai penggerak ekonomi daerah dinilai penting untuk terus diperkuat.
Pemkot Jayapura memasang target ambisius untuk setiap produk IKM dari ibu kota Provinsi Papua. Produk tidak hanya ditargetkan bertahan di pasar lokal, tetapi harus naik kelas menembus pasar nasional bahkan internasional.
"Dengan demikian kami harap supaya setiap produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha Kota Jayapura betul-betul berkualitas, memiliki kemasan yang baik," harap Rollo.
Festival bertema "Festival IKM Merdeka, Ekonomi Berdaya, Indonesia Jaya" ini menampilkan beragam kegiatan. Selain pameran produk pelaku industri kecil dan menengah, ajang ini dimeriahkan fashion show hingga demonstrasi membatik.
Kegiatan ini merupakan kerja sama Dinas Perindagkop dan UKM dengan Dekranasda Kota Jayapura. Terminal Entrop dipilih untuk memudahkan akses masyarakat sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di Distrik Jayapura Selatan.