Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu Soroti Dualisme KNPI, Ajak Pemuda Kembali Bersatu

Penulis: Saiful  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 13:46:01 WIB
Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 di Sorong.

SORONG — Gubernur Elisa Kambu menilai persatuan pemuda merupakan modal penting untuk membangun daerah sekaligus mempersiapkan generasi penerus Papua Barat Daya. Pemerintah provinsi, kata dia, terbuka memfasilitasi pertemuan guna mencari jalan keluar demi menyatukan kembali organisasi kepemudaan yang saat ini terbelah.

Elkam menyampaikan hal itu usai memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 Tingkat Papua Barat Daya. Upacara pengibaran bendera Merah Putih berlangsung Rabu (28/10/2026) pagi di lapangan apel kantor Gubernur PBD, Kota Sorong.

Dualisme KNPI Dinilai Hambat Komunikasi dengan Pemprov

Gubernur secara khusus menyoroti dualisme kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Papua Barat Daya. Kondisi itu dinilai menjadi salah satu kendala dalam membangun komunikasi dan dukungan pemerintah terhadap organisasi kepemudaan.

"Pemuda harus kembali kepada rohnya. Sumpah Pemuda seharusnya menjadi semangat untuk bersatu," kata Elkam tegas.

Menurut Elkam, dualisme kepengurusan membuat pemerintah sulit menyalurkan dukungan secara tepat sasaran. Karena itu, ia berharap persoalan tersebut diselesaikan melalui komunikasi dan dialog bersama.

"Kalau Tuhan mengizinkan dan ada waktu, kita bisa kumpulkan mereka untuk berdiskusi," sambungnya.

Dukungan Pemprov Terbatas Anggaran, Fokus Pendidikan hingga Olahraga

Elkam menegaskan pemerintah provinsi tetap memberi perhatian terhadap pengembangan generasi muda. Fokus diarahkan ke sektor pendidikan, kesehatan, dan olahraga.

Namun, keterbatasan anggaran membuat dukungan terhadap organisasi kepemudaan perlu disesuaikan dengan kemampuan daerah. Di bidang olahraga, pemerintah mendorong penguatan peran KONI serta pembinaan atlet secara berkala oleh masing-masing cabang olahraga.

Pembinaan dan pemberdayaan generasi muda, ujar Elkam, harus terus dilakukan karena pemuda merupakan bagian penting dari masa depan Papua Barat Daya.

Upacara Diikuti ASN hingga Perwakilan OKP

Prosesi peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 Tingkat Papua Barat Daya digelar lewat upacara pengibaran bendera Merah Putih yang dipimpin langsung Gubernur Elisa Kambu. Upacara dihadiri Wakil Gubernur Ahmad Nausrau, jajaran Forkopimda PBD, Pj Sekda Yakob Kareth, Ketua TP PKK PBD, pimpinan OPD lingkup Pemprov PBD, serta tamu undangan lainnya.

Peserta upacara mencakup aparatur sipil negara (ASN) Pemprov, mahasiswa, perwakilan organisasi kepemudaan (OKP), dan siswa-siswi di ibukota Provinsi Papua Barat Daya.

Pemerintah provinsi menunggu waktu yang tepat untuk mempertemukan pihak-pihak yang berselisih di tubuh KNPI. Penyatuan organisasi kepemudaan dinilai menjadi langkah awal agar dukungan pembangunan daerah tidak lagi tersendat di tingkat kepengurusan.

Reporter: Saiful
Sumber: koreri.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top