Pencarian

Pemkab Tolikara Siapkan Dua Distrik Dataran Rendah Jadi Lumbung Padi dan Sagu untuk Papua Pegunungan

Jumat, 22 Mei 2026 • 10:31:47 WIB
Pemkab Tolikara Siapkan Dua Distrik Dataran Rendah Jadi Lumbung Padi dan Sagu untuk Papua Pegunungan
Pemkab Tolikara tetapkan Distrik Wari dan Douw sebagai kawasan utama pengembangan pertanian padi dan sagu.

WAMENA — Pemerintah Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menetapkan Distrik Wari dan Douw sebagai kawasan pertanian utama. Dua distrik ini berada di dataran rendah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Mamberamo Raya, Papua.

Kepala Bappeda Tolikara Elisabeth Y Flassy Wandik mengatakan lahan di kedua distrik itu sangat cocok untuk budidaya padi dalam skala besar. "Kami ke depan telah menyiapkan Wari dan Douw sebagai lokasi pertanian yang akan menyokong pertumbuhan pangan lokal di Tolikara maupun Papua Pegunungan," ujarnya di Wamena, Kamis.

Dua Distrik dengan Potensi Ganda: Padi dan Sagu

Selain padi, Distrik Wari dan Douw juga memiliki ribuan pohon sagu yang tumbuh alami. Ini menjadi keunggulan tersendiri karena mayoritas wilayah Tolikara berada di pegunungan dengan topografi berbukit.

"Kami mau menjelaskan meski Kabupaten Tolikara berada di wilayah Pegunungan Papua, tetapi ada dua distrik yang berada di dataran rendah sehingga banyak tumbuh pohon sagu," kata Elisabeth.

Bupati Tolikara bahkan telah meresmikan Festival Sagu di dua distrik tersebut sebagai momentum pengembangan pangan lokal. Langkah ini sekaligus mendorong diversifikasi pangan di tengah dominasi konsumsi umbi-umbian dan beras.

Mengurangi Ketergantungan pada Beras

Pemkab Tolikara tidak hanya ingin menjadikan Wari dan Douw sebagai lumbung padi. Mereka juga mendorong masyarakat untuk mengonsumsi sagu sebagai alternatif pangan pokok.

"Umbi sebagai makanan lokal masyarakat Papua Pegunungan, tetapi dengan potensi sagu maka kami akan dorong ketahanan pangan lokal juga masyarakat dapat mengkonsumsi sagu supaya tidak ada ketergantungan terhadap pangan beras," kata Elisabeth.

Pemerintah daerah menilai diversifikasi pangan penting untuk menjaga stabilitas pasokan di wilayah pegunungan yang akses distribusinya masih terbatas. Dengan dua distrik ini, Tolikara diharapkan bisa menjadi penyangga pangan bagi kawasan Papua Pegunungan.

Langkah Konkret Pengembangan ke Depan

Bappeda Tolikara tengah menyusun rencana induk pengembangan kawasan pertanian di Wari dan Douw. Fokus utama adalah perluasan lahan tanam padi serta pengolahan sagu menjadi produk bernilai tambah.

Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah pusat memperkuat ketahanan pangan di wilayah timur Indonesia. Tolikara yang selama ini identik dengan pegunungan kini membuktikan memiliki potensi pertanian dataran rendah yang tidak kalah strategis.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks