Pencarian

Pemkab Asmat Bayar Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk TK dan Kampung Nelayan di Agats, Total 1,6 Hektare

Kamis, 21 Mei 2026 • 17:15:04 WIB
Pemkab Asmat Bayar Ganti Rugi Tanah Ulayat untuk TK dan Kampung Nelayan di Agats, Total 1,6 Hektare
Pemerintah Kabupaten Asmat membayar ganti rugi tanah ulayat seluas 1,06 hektare untuk pembangunan TK dan Kampung Nelayan di Agats.

AGATS — Pemerintah Kabupaten Asmat, Papua Selatan, merealisasikan pembayaran ganti rugi tanah adat kepada masyarakat pemilik hak ulayat di Distrik Agats pada Kamis (21/5/2026). Proses pembayaran berlangsung di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Asmat dan disaksikan langsung oleh para pemilik lahan serta sejumlah pejabat daerah.

Bupati Asmat, Thomas Eppe Safanpo, menyampaikan bahwa pembayaran ini dilakukan untuk dua lokasi pembangunan. Pertama, lahan untuk fasilitas pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) Terpadu Negeri 1 Syuru, dan kedua, lahan untuk program Kampung Nelayan Merah Putih di Kampung Kaye.

Lahan TK Seluas 600 Meter Persegi, Kampung Nelayan 1 Hektare

Tanah yang dibayarkan ganti ruginya memiliki ukuran yang berbeda. Untuk lokasi TK Terpadu Negeri 1 Syuru, luas lahannya 24 meter x 25 meter atau setara 600 meter persegi. Sementara itu, lahan untuk program Kampung Nelayan Merah Putih jauh lebih luas, yaitu 100 meter x 100 meter atau seluas 1 hektare (10.000 meter persegi).

Total luas tanah yang dibebaskan mencapai 1,06 hektare. Seluruh lahan tersebut berada di Kampung Kaye, Distrik Agats.

Program dari KKP, Pemkab Hanya Siapkan Lahan

Bupati Thomas menjelaskan bahwa proyek Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Pemerintah Kabupaten Asmat hanya bertugas menyiapkan lahannya.

“Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini bukan untuk pemerintah, tetapi untuk masyarakat yang nantinya akan mengelola fasilitas tersebut,” ujar Bupati Thomas dalam sambutannya.

Pembayaran ganti rugi ini menjadi langkah awal dari realisasi dua proyek yang dinilai penting bagi warga Asmat. Keberadaan TK Terpadu Negeri 1 Syuru diharapkan meningkatkan akses pendidikan anak usia dini, sementara Kampung Nelayan Merah Putih ditargetkan menjadi pusat ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.

Bagikan
Sumber: seputarpapua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks