Pencarian

Pemkab Jayapura Bekali Kompetensi Digital bagi UMKM Asli Papua, Optimalkan Platform OAPSHOP untuk Perluas Pasar

Rabu, 01 Juli 2026 • 15:20:01 WIB
Pemkab Jayapura Bekali Kompetensi Digital bagi UMKM Asli Papua, Optimalkan Platform OAPSHOP untuk Perluas Pasar
Asisten II Setda Kabupaten Jayapura memberikan pelatihan kompetensi digital bagi UMKM asli Papua.

JAYAPURA — Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Jayapura, Abdul Rahman Basri, menyatakan pendampingan ini menjadi kunci agar UMKM asli Papua tidak sekadar memiliki akses ke teknologi, tetapi mampu menggunakannya secara efektif.

"Melalui platform digital, kami mendorong pelaku usaha melengkapi profil usaha dan katalog produk serta memperluas penggunaan transaksi non tunai," kata Basri dalam keterangannya, Selasa.

Apa Itu OAPSHOP dan Bagaimana Cara Kerjanya?

OAPSHOP adalah aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Jayapura. Platform ini menjadi etalase digital bagi produk-produk UMKM asli Papua, mempertemukan mereka dengan konsumen yang lebih luas tanpa batasan geografis.

Pendampingan yang diberikan mencakup pengelolaan profil usaha, pembaruan katalog produk secara berkala, hingga pengenalan transaksi non tunai menggunakan QRIS. Materi ini dirancang agar pelaku UMKM bisa mandiri mengelola toko online mereka.

Target: Ekosistem Digital untuk Kemandirian Ekonomi

Basri menekankan bahwa program ini bukan proyek jangka pendek. Pemerintah daerah berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan agar UMKM bisa mengoptimalkan aplikasi OAPSHOP.

"Kami berharap dengan adanya platform OAPSHOP ini, tercipta ekosistem digital yang mampu mempertemukan pelaku UMKM dengan pasar yang lebih luas," ujarnya.

Dengan ekosistem yang kuat, para pelaku usaha asli Papua diharapkan bisa meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat daya saing. Perluasan jangkauan pasar menjadi target utama dari inisiatif ini.

Mengapa Pendampingan Digital Penting bagi UMKM Lokal?

Banyak pelaku UMKM di daerah, khususnya di Papua, masih menghadapi kendala dalam adopsi teknologi. Mulai dari keterbatasan literasi digital hingga akses internet yang belum merata. Program Pemkab Jayapura menjawab tantangan itu dengan pendekatan langsung dan praktis.

Selain pelatihan teknis, pendampingan juga mencakup aspek strategis seperti cara membaca data pasar dan memanfaatkan media sosial untuk promosi. Hal ini diharapkan mampu mendorong transaksi non tunai yang lebih masif di kalangan UMKM.

Program ini sejalan dengan upaya pemerintah pusat mendorong digitalisasi UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional. Dengan populasi pengguna internet yang terus tumbuh, potensi pasar digital bagi produk lokal sangat besar.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks