PAPUA — Prancis dan Maroko kembali bertemu di panggung Piala Dunia, kali ini di perempatfinal edisi 2026. Duel ulangan semifinal 2022 itu akan digelar di Stadion Boston, Jumat (10/7/2026), kickoff pukul 03.00 WIB. Empat tahun lalu, Les Bleus menang 2-0 di Qatar berkat gol Theo Hernandez dan Randal Kolo Muani. Kini, dengan komposisi skuad yang berbeda, Deschamps enggan meremehkan kekuatan lawan.
Pujian untuk Soliditas dan Transisi Cepat Maroko
"Ini akan menjadi jenis lawan yang sama sekali berbeda dari apa yang baru saja kami hadapi," ujar Deschamps kepada Reuters. Ia menyoroti organisasi permainan Maroko yang rapi dan sulit ditembus.
"Mereka adalah tim yang terorganisasi dengan baik, terstruktur dengan baik, tim dengan soliditas tertentu, dan yang terpenting, tim yang sangat bagus dalam transisi yang telah mencetak banyak gol," kata pelatih berusia 57 tahun itu.
Deschamps juga menekankan bahaya dari sektor sayap lawan. "Mereka juga memiliki kekuatan individu, baik di sisi kanan maupun sisi kiri. Ini tidak diragukan lagi adalah tim yang berkualitas," tambahnya.
Deretan Bintang di Skuad Maroko
Pujian Deschamps bukan tanpa alasan. Maroko saat ini diperkuat pemain-pemain top Eropa seperti Achraf Hakimi (Paris Saint-Germain), Yassine Bounou (Al Hilal), dan Noussair Mazraoui (Manchester United).
Ada pula Brahim Diaz yang baru saja memutuskan membela timnas Maroko, serta wonderkid Ayyoub Bouddadi yang menjadi fenomena di Piala Dunia ini. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat Maroko layak diwaspadai.
Reuni di Boston, Bukan Sekadar Balas Dendam
Bagi Prancis, laga ini bukan sekadar ajang pembuktian setelah kemenangan tipis di semifinal 2022. Deschamps mengakui bahwa Maroko kini menjelma menjadi tim yang lebih berbahaya.
Pertandingan perempatfinal ini menjadi ujian berat bagi Les Bleus untuk mempertahankan gelar juara dunia. Sementara bagi Maroko, ini adalah kesempatan emas untuk menembus semifinal untuk kedua kalinya secara beruntun.